Putri Dr Marwan Ungkap Perjuangan Ayahnya Rawat Pasien di RS Indonesia
Kamis, 3 Juli 2025 | 10:58 WIB
Gaza, Beritasatu.com — Jenazah Direktur Rumah Sakit (RS)Indonesia di Gaza Utara, Dr Marwan Al-Sultan, beserta keluarganya dibawa ke Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza, tempat para pelayat berkumpul memberikan penghormatan.
Direktur rumah sakit, Mohammad Abu Salmiya, mengatakan bahwa wajah Dr Marwan Al-Sultan rusak parah akibat ledakan. “Wajahnya nyaris tidak dapat dikenali lagi,” ujarnya.
Lubna Sultan, putri yang selamat dari serangan tersebut, menyampaikan rasa duka mendalam. “Seluruh hidupnya ia abdikan untuk mengobati dan melayani pasien. Tidak ada alasan untuk menargetkan ayah saya dan menjadikannya martir,” katanya.
Seorang pejabat Palestina dan beberapa saksi mata melaporkan bahwa serangan udara Israel pada Rabu (2/7/2025), yang menewaskan Direktur Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza Utara, Dr Marwan Al-Sultan, beserta keluarganya.
Menurut kerabatnya, Ahmed al-Sultan, dokter tersebut tewas di apartemennya di Kota Gaza bersama istri, putri, dan menantu laki-lakinya. Badan Pertahanan Sipil Gaza menyatakan total tujuh orang tewas dalam serangan tersebut, termasuk Dr Al-Sultan, istrinya, dan sedikitnya tiga anak.
Militer Israel menyatakan sedang melakukan peninjauan ulang terhadap klaim bahwa warga sipil tak bersalah menjadi korban. Dalam pernyataannya, mereka mengatakan bahwa pesawat tempur Israel pada hari itu menyerang seorang teroris senior dari organisasi teroris Hamas di wilayah Kota Gaza.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




