Peluru Artileri Bentrokan Thailand-Kamboja Nyasar Sampai ke Laos
Senin, 28 Juli 2025 | 18:58 WIB
Vientiane, Beritasatu.com - Militer Laos melaporkan bahwa 10 peluru artileri jatuh di wilayahnya, merusak rumah dan properti warga di tengah pertempuran yang terus berlanjut antara Kamboja dan Thailand.
Departemen Operasi Khusus Provinsi Champasak, Laos, pada Minggu (27/7/2025), mengumumkan bahwa peluru-peluru tersebut jatuh selama bentrokan kedua negara pada Kamis (24/7/2025) hingga Jumat (25/7/2025). Meski menyebabkan kerusakan, militer Laos belum memastikan pihak yang melepaskan tembakan.
Champasak, provinsi di barat daya Laos yang berbatasan langsung dengan Kamboja dan Thailand, menjadi lokasi terdampak. Militer Thailand melalui Komando Daerah Militer ke-2 menyampaikan belasungkawa atas kerusakan yang dialami warga Laos dan menegaskan telah berhati-hati dalam penggunaan senjata, dengan fokus menghindari target non-militer.
Menurut hasil investigasi awal yang dilakukan bersama militer Laos, peluru artileri disebut berasal dari wilayah Kamboja. Namun, Kementerian Pertahanan Kamboja melalui juru bicaranya, Maly Socheata, membantah tuduhan tersebut.
“Tuduhan itu tidak berdasar dan tidak dapat diterima, apalagi otoritas Laos belum memulai penyelidikan resmi atau mengajukan pengaduan terkait insiden tersebut,” ujar Socheata.
Konflik di perbatasan Thailand dan Kamboja kini memasuki hari ketiga, dengan korban jiwa dilaporkan terus bertambah. Thailand menyebut 20 orang tewas, terdiri atas 14 warga sipil dan enam tentara, sementara Kamboja menyatakan 13 orang meninggal dan sedikitnya 71 orang lainnya terluka.
Pada Jumat pekan lalu Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan tertutup membahas konflik ini. Duta Besar Kamboja, Chhea Keo, menyerukan gencatan senjata segera dan solusi damai. Namun, bentrokan kembali pecah pada Sabtu pagi di wilayah perbatasan baru antara Provinsi Trat, Thailand, dan Provinsi Pursat, Kamboja.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




