Tokoh Kripto Ukraina Kostya Kudo Ditemukan Tewas Dalam Lamborghini
Minggu, 12 Oktober 2025 | 17:01 WIB
Kyiv, Beritasatu.com Seorang pedagang kripto di Ukraina bernama Konstantin Galich yang lebih dikenal sebagai Kostya Kudo, ditemukan tewas di Kyiv setelah jatuhnya pasar kripto. Polisi setempat menyebut insiden tersebut diduga kuat merupakan tindakan bunuh diri.
Mengutip New York Post, Minggu (12/10/2025) Kostya Kudo ditemukan tewas di dalam mobil Lamborghini Urus miliknya di Distrik Obolonskyi, Kyiv pada Sabtu (11/10/2025) waktu setempat dengan luka tembak di kepala.
Sementara itu, melalui kanal Telegram resmi milik Galich, pihak manajemen menyampaikan kabar duka atas kepergian pria berusia 32 tahun itu.
"Konstantin Galich atau Kostya Kudo meninggal dunia secara tragis. Penyebabnya sedang diselidiki. Kami akan terus mengabari Anda jika ada kabar selanjutnya,” bunyi pernyataan pihak manajemen.
Menurut laporan polisi, sebuah senjata api yang terdaftar atas namanya juga ditemukan di lokasi tempat kejadian. Polisi kini tengah menyelidiki apakah kematian Galich murni akibat bunuh diri atau ada unsur tindak pidana di dalamnya.
Dalam pernyataan yang dibagikan melalui kanal Telegram Departemen Kepolisian Kyiv, disebutkan sehari sebelum ditemukan tewas, Galich sempat menyampaikan kepada kerabatnya ia merasa tertekan karena tengah mengalami kesulitan keuangan. Ia juga diketahui sempat mengirimkan pesan perpisahan.
Konstantin Galich selama ini dikenal sebagai tokoh terkenal di komunitas kripto Ukraina dan internasional. Ia ikut mendirikan akademi perdagangan Cryptology Key dan merupakan seorang influencer serta ahli strategi yang aktif di pasar aset digital.
Kematian Galich disebutkan terjadi ketika pasar kripto mulai mengalami peningkatan volatilitas. Kejatuhan tersebut dipicu setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tarif 100 persen untuk impor dari Tiongkok, beserta kontrol ekspor baru untuk perangkat lunak penting.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




