Prabowo: Kemitraan ASEAN-AS Kunci Kekuatan Ekonomi dan Perdamaian
Minggu, 26 Oktober 2025 | 18:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya memperkuat kemitraan strategis antara ASEAN dan Amerika Serikat (AS) guna mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang damai, terbuka, dan sejahtera.
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-13 ASEAN-Amerika Serikat (AS) di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, Minggu (26/10/2025).
“Amerika Serikat telah lama, dan harus terus menjadi mitra pertumbuhan dan mitra perdamaian di Indo-Pasifik. Sebagai mitra pertumbuhan, keterlibatan Amerika telah membantu membangun ASEAN yang lebih kuat dan lebih terhubung,” ujarnya.
Prabowo menekankan, kemitraan erat dengan AS berperan penting dalam memperkuat integrasi dan daya saing ASEAN. Menurutnya, kesuksesan ekonomi kawasan saat ini menjadi bukti nyata dari pertumbuhan yang didorong keterbukaan dan kolaborasi internasional.
“Dengan kemitraan AS yang kuat, ASEAN telah menjadi ekonomi terbesar kelima di dunia, menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari 625.000 pekerja Amerika melalui ekspor tahunan senilai US$ 122 miliar,” jelasnya.
Selain aspek ekonomi, Prabowo juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas geopolitik Indo-Pasifik yang inklusif bagi semua negara. Ia menegaskan, kerja sama strategis ASEAN-AS harus mendorong kawasan yang terbuka, aman, dan berkeadilan.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo turut menyinggung krisis kemanusiaan di Palestina, serta mengajak komunitas internasional menunjukkan keberanian moral dalam memperjuangkan perdamaian yang abadi.
“Indonesia mengapresiasi hasil KTT Perdamaian Sharm El Sheikh dan kepemimpinan Anda, Bapak Presiden, dalam memajukan peta jalan menuju perdamaian abadi. Tugas kita sekarang adalah implementasinya, mewujudkan kata-kata menjadi tindakan nyata,” tegasnya.
Presiden Prabowo juga menyatakan komitmen Indonesia untuk berperan aktif dalam upaya rekonstruksi dan stabilisasi di Gaza, termasuk mengirimkan pasukan perdamaian jika diperlukan.
“Mari kita memilih untuk berada di sisi sejarah yang benar. Marilah ASEAN dan AS menjadi mitra perdamaian, membangun perdamaian yang lestari, memupuk kerja sama yang membangun, dan memperkuat kemitraan yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat kita dan dunia,” tutup Prabowo.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




