ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Indonesia Bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza

Kamis, 22 Januari 2026 | 11:15 WIB
A
BW
Penulis: Antara | Editor: BW
Seorang pria menggendong seorang anak sambil bersepeda di sepanjang jalan yang rusak di kamp Al-Shati di Kota Gaza, Selasa, 18 November 2025.
Seorang pria menggendong seorang anak sambil bersepeda di sepanjang jalan yang rusak di kamp Al-Shati di Kota Gaza, Selasa, 18 November 2025. (AP/AP)

Jakarta, Beritasatu.com — Indonesia memutuskan untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk Presiden AS Donald Trump, sebagai bagian dari upaya mendukung stabilitas dan perdamaian di Palestina.

Keputusan tersebut diumumkan dalam pernyataan bersama Menteri Luar Negeri Sugiono dan menteri luar negeri dari tujuh negara lain, yakni Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Pernyataan ini diunggah oleh Kementerian Luar Negeri RI melalui akun resmi media sosial pada Kamis (22/1/2026).

“Para menteri mengumumkan keputusan bersama negara-negara mereka untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian,” bunyi pernyataan tersebut.

ADVERTISEMENT

Dokumen resmi keikutsertaan masing-masing negara akan segera ditandatangani sesuai prosedur hukum nasional masing-masing. Indonesia dan tujuh negara lain menyatakan dukungan penuh terhadap upaya perdamaian yang diinisiasi Trump, sekaligus mendorong Dewan Perdamaian menjalankan perannya sebagai “otoritas sementara” di Jalur Gaza, Palestina.

Inisiatif ini merupakan bagian dari Rencana Komprehensif Mengakhiri Konflik Gaza yang didukung oleh Resolusi 2803 Dewan Keamanan PBB. Langkah delapan negara tersebut diharapkan dapat mempercepat tercapainya perdamaian yang adil di Jalur Gaza, sekaligus menegaskan hak rakyat Palestina untuk mendirikan negara berdaulat sesuai hukum internasional.

“Dengan demikian, terbuka peluang bagi terwujudnya keamanan dan stabilitas bagi seluruh negara dan masyarakat di kawasan tersebut,” tambah pernyataan bersama itu.

Sebelumnya, pekan lalu, Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian yang melibatkan sejumlah tokoh, termasuk utusan khususnya Steve Witkoff dan menantunya Jared Kushner. Dewan ini bertugas mengawasi mobilisasi sumber daya internasional untuk Jalur Gaza.

Meski mendapat dukungan delapan negara, inisiatif ini menimbulkan reaksi beragam dari komunitas internasional. Beberapa negara Eropa menyatakan kekhawatiran bahwa langkah ini berpotensi menggeser peran sentral PBB dalam menangani konflik global.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tantang Krisis Global, Prabowo dan Jerman Perkuat Aliansi Nyata

Tantang Krisis Global, Prabowo dan Jerman Perkuat Aliansi Nyata

MULTIMEDIA
Emil Audero Ungkap Kunci Sukses Jaga Gawang Indonesia Saat Lawan Oman

Emil Audero Ungkap Kunci Sukses Jaga Gawang Indonesia Saat Lawan Oman

SPORT
Latihan Timnas Indonesia Persiapan Piala AFF 2026

Latihan Timnas Indonesia Persiapan Piala AFF 2026

MULTIMEDIA
Macron Tegaskan Prancis-Indonesia Menuju Kemitraan Global

Macron Tegaskan Prancis-Indonesia Menuju Kemitraan Global

INTERNASIONAL
BMKG: 17 Wilayah Diguyur Hujan Ringan pada Kamis 28 Mei, Ini Daftarnya

BMKG: 17 Wilayah Diguyur Hujan Ringan pada Kamis 28 Mei, Ini Daftarnya

NUSANTARA
ASEAN Diminta Fokus Maksimalkan Implementasi RCEP

ASEAN Diminta Fokus Maksimalkan Implementasi RCEP

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon