ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Iran Tanggapi Keputusan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Jumat, 23 Januari 2026 | 16:56 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Bendera Iran.
Bendera Iran. (AP Photo/Florian Schroetter)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Iran menyatakan menghargai keputusan Indonesia untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sikap tersebut disampaikan langsung oleh Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi.

Boroujerdi menegaskan bahwa setiap negara memiliki pertimbangan dan kepentingan nasional masing-masing dalam merespons isu Palestina.

“Kami menghormati berbagai keputusan yang diambil oleh pemerintah Indonesia, berkaitan dengan kepentingan nasionalnya dan dengan jalan yang dipilih oleh Indonesia,” kata Boroujerdi dikutip dari Antara, Jumat (23/1/2026).

ADVERTISEMENT

Boroujerdi juga memastikan bahwa pilihan kebijakan luar negeri Indonesia, termasuk yang melibatkan pihak ketiga dalam isu Palestina, tidak akan memengaruhi hubungan bilateral Iran-Indonesia yang telah terjalin baik selama ini.

“Apa pun keputusan Indonesia akan kami hormati,” ujarnya menambahkan.

Namun, Boroujerdi menegaskan posisi Iran terkait situasi di Palestina tetap tidak berubah. Ia menilai bahwa penghentian penjajahan Israel atas Palestina merupakan prasyarat utama sebelum inisiatif perdamaian apa pun dapat dijalankan secara efektif di wilayah Gaza.

Sebelumnya, pada Kamis (22/1/2026), Indonesia secara resmi mengumumkan keputusannya bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza guna mendukung stabilitas dan upaya perdamaian di Palestina.

Keputusan tersebut disampaikan melalui pernyataan bersama Menteri Luar Negeri Sugiono bersama tujuh negara lain, yakni Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

“Para menteri mengumumkan keputusan bersama negara-negara mereka untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Dalam pernyataan itu, negara-negara peserta, termasuk Indonesia, menyatakan dukungan terhadap inisiatif perdamaian yang digagas Presiden Trump. Mereka juga sepakat mendorong Dewan Perdamaian Gaza berperan sebagai otoritas sementara di Jalur Gaza, Palestina.

Pada hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto secara langsung mewakili Indonesia menandatangani Piagam Dewan Perdamaian Gaza bersama Presiden Trump dan para pemimpin negara peserta lainnya. Penandatanganan dilakukan di sela-sela perhelatan World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss.

Presiden Prabowo menilai Dewan Perdamaian Gaza sebagai peluang bersejarah untuk mendorong terwujudnya perdamaian di wilayah tersebut. Ia menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk berperan aktif demi kepentingan dan kesejahteraan rakyat Palestina.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Konflik Timur Tengah Memanas, Kapolri: RI Perjuangkan Perdamaian

Konflik Timur Tengah Memanas, Kapolri: RI Perjuangkan Perdamaian

NASIONAL
Ormas Islam Dukung Prabowo Gabung BoP untuk Dorong Palestina Merdeka

Ormas Islam Dukung Prabowo Gabung BoP untuk Dorong Palestina Merdeka

NASIONAL
Prabowo Tegaskan RI Cabut dari BoP jika Palestina Tidak Merdeka

Prabowo Tegaskan RI Cabut dari BoP jika Palestina Tidak Merdeka

NASIONAL
Menguatnya Desakan Indonesia Keluar dari Board of Peace

Menguatnya Desakan Indonesia Keluar dari Board of Peace

NASIONAL
Isu Politik-Hukum: Prabowo Bisa Tarik Keanggotaan Indonesia di BoP

Isu Politik-Hukum: Prabowo Bisa Tarik Keanggotaan Indonesia di BoP

NASIONAL
HNW Dukung Prabowo Keluar dari Dewan Perdamaian

HNW Dukung Prabowo Keluar dari Dewan Perdamaian

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon