RI-Australia Teken Traktat Keamanan, TNI Bisa Dinas di Negeri Kanguru
Jumat, 6 Februari 2026 | 19:13 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese membuka peluang bagi perwira tentara nasional Indonesia (TNI) untuk berdinas militer di Australia. Peluang ini dijajaki menyusul penandatanganan traktat keamanan antara Indonesia-Australia.
Penandatanganan perjanjian keamanan tersebut dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
“Saya dengan senang hati mengumumkan serangkaian inisiatif kerja sama pertahanan baru yang mencerminkan meningkatnya kepercayaan dan ambisi strategis dalam hubungan kita, termasuk tawaran pembentukan posisi baru bagi perwira senior Indonesia di Australia Defence Force," ujar Albanese seusai pertemuan bilateral dengan Prabowo.
Albanese menambahkan, ada sejumlah inisiatif lain yang hadir setelah lahirnya traktat keamanan yakni mencakup pengembangan fasilitas pelatihan pertahanan gabungan di Indonesia, guna meningkatkan kemampuan RI dalam melaksanakan latihan gabungan dengan negara mitra, termasuk Australia.
Selain itu, Indonesia dan Australia juga akan memperluas pertukaran pendidikan militer untuk memperkuat hubungan dan pemahaman antargenerasi pemimpin militer kedua negara.
Ia menekankan, penandatanganan tersebut menjadi wujud komitmen konkret Indonesia dan Australia untuk terus menjaga keamanan dan kawasan, yang telah terjalin sejak era Presiden Soeharto.
"Tidak ada negara yang lebih penting bagi Australia atau bagi kemakmuran, keamanan, dan stabilitas Indo-Pasifik selain Indonesia," imbuhnya.
Albanese menambahkan, Indonesia-Australia juga sepakat memperkuat kerja sama di sektor strategis lainnya seperti pertanian, investasi, hingga pendidikan. Ia meyakini kerja sama antara Indonesia dan Australia akan terus menguat.
"Kami akan terus bekerja sama sebagai tetangga, tetapi yang lebih penting sebagai sahabat, untuk terus membangun kawasan yang damai, stabil, dan makmur," pungkas Albanese.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




