ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Numerologi Ramalkan Fase Kritis Iran 2026, Benarkah Teheran Terancam?

Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:46 WIB
JS
JS
Penulis: Johnny Johan Sompotan | Editor: JJS
Israel melancarkan serangan ke ibu kota Iran, Teheran, pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Israel melancarkan serangan ke ibu kota Iran, Teheran, pada Sabtu, 28 Februari 2026. (AP Photo/Vahid Salemi)

Jerusalem, Beritasatu.com - Analisis numerologi yang beredar di media internasional menyebut periode 18 Februari hingga 25 April 2026 sebagai fase kritis bagi rezim Iran. Prediksi ini kembali mendapat perhatian di tengah meningkatnya ketegangan kawasan antara Israel dan Iran.

Opini bertajuk “Kejatuhan Teheran” menilai rentang waktu tersebut berpotensi menjadi momentum penting bagi dinamika politik dan keamanan di Teheran. Tulisan itu mengaitkan perhitungan numerologi dengan berbagai faktor historis dan simbolik.

Menurut laporan The Jerusalem Post, Sabtu (28/2/2026), tradisi spiritual Yahudi sebenarnya mengenal konsep untuk mengubah atau membatalkan suatu “dekrit”. Namun, karena konsep tersebut tidak dipahami secara luas, penulis opini menilai perkembangan yang diprediksi kemungkinan tetap berlangsung dalam kerangka waktu yang disebutkan.

ADVERTISEMENT

Dalam analisis tersebut, numerologi menggunakan sejumlah titik acuan penting, termasuk tanggal berdirinya Republik Islam Iran serta tanggal lahir Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Republik Islam Iran sendiri terbentuk melalui rangkaian peristiwa Revolusi Islam. Pada 11 Februari 1979, pemerintahan Shah runtuh dan militer menyatakan netralitas, membuka jalan bagi kepemimpinan Ruhollah Khomeini.

Prediksi numerologi tersebut mencuat bersamaan dengan meningkatnya eskalasi keamanan di kawasan. Israel dilaporkan melancarkan serangan ke sejumlah lokasi di Teheran, dengan suara ledakan bahkan terdengar hingga wilayah Bahrain.

Serangan tersebut memicu kecaman dari berbagai negara, termasuk Malaysia, yang menyerukan penahanan diri dan penyelesaian konflik melalui jalur diplomatik.

Para pengamat menekankan bahwa numerologi bukan metode ilmiah dalam memprediksi peristiwa geopolitik. Namun, narasi semacam ini kerap menarik perhatian publik, terutama ketika bertepatan dengan meningkatnya ketegangan militer dan politik.

Situasi kawasan Timur Tengah saat ini tetap dipengaruhi faktor strategis, keamanan, dan diplomasi internasional yang kompleks.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Lagi-lagi AS-Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran

Lagi-lagi AS-Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran

INTERNASIONAL
Ini yang Terjadi jika Pilot Jet AS yang Ditembak Jatuh Ditangkap Iran

Ini yang Terjadi jika Pilot Jet AS yang Ditembak Jatuh Ditangkap Iran

INTERNASIONAL
AS-Israel Serang Fasilitas Petrokimia Iran

AS-Israel Serang Fasilitas Petrokimia Iran

INTERNASIONAL
Ini Rahasia Taktik Tak Terlihat Iran yang Bikin Jet Tempur AS Rontok

Ini Rahasia Taktik Tak Terlihat Iran yang Bikin Jet Tempur AS Rontok

INTERNASIONAL
Serangan Drone di Kedubes AS Riyadh, Iran Tuduh Israel

Serangan Drone di Kedubes AS Riyadh, Iran Tuduh Israel

INTERNASIONAL
365 Tentara AS Terluka Perang Lawan Iran, Angkatan Darat Terbanyak

365 Tentara AS Terluka Perang Lawan Iran, Angkatan Darat Terbanyak

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT