Kisah WNI di Bahrain: Misil Iran Bikin Mencekam Jelang Buka Puasa
Sabtu, 28 Februari 2026 | 19:42 WIB
Manama, Beritasatu.com - Warga negara Indonesia (WNI) di Manama, Bahrain, memberikan kisah mengenai situasi mencekam setelah serangan rudal Iran menghantam markas armada ke-5 Amerika Serikat di Juffair, Sabtu (28/2/2026).
Salah satu WNI, Tasya Sofyan menceritakan kondisi mencekam saat misil Iran menyerang kota Manama. Ia menegaskan dirinya masih bertahan di apartemen di Bahrain dan kesulitan membeli makanan untuk berbuka puasa. Sementara itu, KBRI Manama terus memantau keselamatan WNI melalui jalur resmi.
"Kami masih bertahan tidak keluar dari apartemen. Situasi mencekam karena sirine terus berbunyi," ujarnya saat berbincang dengan Beritasatu.com, Sabtu (28/2/2026).
Dia juga mendengarkan beberapa kali ledakan di kawasan Teluk di utara kota Manama yang diduga markas armada ke-5 AS.
“Sempat terdengar ledakan,” tukasnya.
KBRI Manama membenarkan adanya ledakan di pangkalan militer Amerika Serikat di Juffair dan meminta WNI tetap tenang. “Telah terjadi ledakan di pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Juffair. Kantor KBRI Manama di Juffair untuk sementara waktu ditutup,” tulis keterangan resmi KBRI.
KBRI juga menegaskan bahwa WNI harus tetap waspada dan mengikuti arahan resmi pemerintah Bahrain maupun KBRI. Hotline KBRI Manama dapat dihubungi melalui nomor +973 3879 1650, dan informasi resmi akan terus disampaikan melalui media sosial KBRI Manama.
Selain itu, WNI diminta memastikan telah melakukan lapor diri ke KBRI melalui situs resmi https://peduliwni.kemlu.go.id. KBRI menekankan pentingnya tetap berada di rumah, meningkatkan kewaspadaan, dan menjaga keselamatan diri serta keluarga.
Serangan ini menambah ketegangan di Teluk, menyusul balasan Iran terhadap kehadiran militer AS di kawasan. Pemerintah dan pihak berwenang terus memantau situasi untuk memastikan keselamatan warga sipil, termasuk WNI yang tinggal di Bahrain.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
MK: Kerugian Negara Ditentukan BPK!
Pilot Hilang, AS Hadapi Tantangan Berat Pencarian
Lagi-lagi AS-Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Salah Bakal Hengkang dari Liverpool, Slot: Jangan Salahkan Saya!




