Pemimpin Tertinggi Iran Tewas, Keluarga Khamenei Jadi Sorotan
Senin, 2 Maret 2026 | 04:25 WIB
Teheran, Beritasatu.com - Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Ali Khamenei (86) meninggal dunia di kantornya saat serangan terkoordinasi AS-Israel berlangsung pada Sabtu (28/2/2026). Pemerintah segera menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari untuk menghormati hampir empat dekade kepemimpinannya.
Sejak menggantikan Ruhollah Khomeini pada 1989, Khamenei mengonsolidasikan kekuasaan di hampir seluruh institusi strategis negara. Sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, ia memegang otoritas tertinggi atas kebijakan luar negeri, strategi pertahanan, serta pengangkatan pejabat penting, termasuk hakim dan komandan militer. Dalam struktur konstitusi Iran, posisinya berada di atas presiden dan parlemen.
Kematian Khamenei tidak hanya meninggalkan kekosongan kepemimpinan, tetapi juga membuka pertanyaan besar soal stabilitas politik dan keamanan regional di Timur Tengah.
Di tengah duka nasional, perhatian publik tertuju pada keluarga Khamenei. Istrinya, Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh, dikenal jarang tampil di ruang publik. Pasangan ini memiliki enam anak, termasuk Mostafa, Mojtaba, dan Masoud.
Nama Mojtaba Khamenei menjadi sorotan. Ia disebut-sebut sebagai sosok berpengaruh di kalangan konservatif dan memiliki kedekatan dengan aparat keamanan, meski tidak pernah menduduki jabatan politik formal. Spekulasi mengenai kemungkinan dirinya menjadi penerus mengemuka, walau konstitusi Iran tidak mengatur suksesi turun-temurun.
Berdasarkan konstitusi, Majelis Pakar Iran memiliki kewenangan menunjuk Pemimpin Tertinggi berikutnya. Artinya, proses suksesi akan ditentukan oleh pertimbangan ulama senior, bukan garis keluarga.
Kematian Ali Khamenei menjadi titik balik penting dalam sejarah Iran modern. Dunia kini menanti keputusan Majelis Pakar dan arah baru politik Iran di tengah ketidakpastian global.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PSEL Makassar Akan Olah Ribuan Ton Sampah Jadi Energi Listrik
MK: Kerugian Negara Ditentukan BPK!
Pilot Hilang, AS Hadapi Tantangan Berat Pencarian
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Salah Bakal Hengkang dari Liverpool, Slot: Jangan Salahkan Saya!




