Bendera AS Berkibar Lagi di Venezuela setelah Absen 7 Tahun
Minggu, 15 Maret 2026 | 12:51 WIB
Caracas, Beritasatu.com – Bendera Amerika Serikat (AS) berkibar Kedutaan Besar AS di Venezuela untuk pertama kalinya sejak 2019. Pengibaran bendera AS di Venezuela gedung kedubesan tersebut dilakukan pada Sabtu (14/3/2026) waktu setempat.
Berkibarnya bendera AS di Venezuela setelah hampir 7 tahun ini menyoroti perubahan hubungan antara kedua negara sejak Mantan Presiden Nicolás Maduro ditangkap oleh pasukan elite AS pada Januari 2025.
"Bendera itu dikibarkan tepat 7 tahun setelah diturunkan," bunyi pernyataan Kedutaan Besar AS yang diunggah melalui media sosial resminya.
Mengutip AP, Minggu (15/3/2026), meski bendera AS kini telah berkibar, gedung kedubes AS di Venezuela diketahui masih dalam tahap renovasi dan masih belum jelas kapan akan dibuka kembali serta beroperasional normal sepenuhnya.
Langkah ini diambil setelah beberapa pernyataan dari Presiden AS Donald Trump yang mendukung penerus Maduro, Presiden Sementara Venezuela Delcy Rodríguez, yang telah berupaya menjaga negosiasi tetap terbuka dengan pemerintah Amerika.
Pengibaran bendera Amerika tersebut langsung menjadi daya tarik warga setempat. Seorang warga Caracas, Luz Veronica Lopez, mengatakan pengibaran bendera membawa kebahagiaan dan harapan baru bagi hubungan internasional Venezuela.
"Ini hal yang baik, sungguh, suatu kebahagiaan. Negara-negara lain juga harus kembali karena itulah yang kita butuhkan. Kemajuan, untuk bergerak maju dengan hubungan baik dengan seluruh dunia, sebagaimana seharusnya,” kata Veronica.
Warga lain, Alessandro Di Benedetto, menambahkan suasana di sekitar kedutaan saat pegjibaran dipenuhi reaksi positif dari masyarakat yang hadir.
“Saya menemukan beberapa orang di sini terkejut dan gembira karena hari ini mereka mengibarkan bendera AS di kedutaan. Ini hal dan langkah positif selanjutnya,” imbuh Alessandro.
Meski demikian, sebagian masyarakat Venezuela tetap mengkritik kebijakan AS terutama terkait intervensi politik dan keterlibatan AS dalam urusan dalam negeri negara itu termasuk terkait menggulingkan Maduro dari jabatannya dan memenjarakannya di New York bersama sang istri, hingga meningkatnya pengaruh AS di industri minyak Venezuela.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




