Tak Balas Serangan Iran, Dubes UEA: Kami Menahan Diri
Kamis, 9 April 2026 | 05:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Duta Besar (Dubes) Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Aldhaheri menegaskan negaranya tidak melakukan serangan balasan terhadap Iran. Pernyataan ini sekaligus membantah berbagai tuduhan yang menyebut UEA ikut terlibat dalam eskalasi konflik di Timur Tengah.
Di tengah meningkatnya ketegangan akibat konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel, UEA memilih untuk menahan diri. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen terhadap stabilitas kawasan dan perdamaian global.
UEA bersama negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) serta Yordania tetap mengedepankan sikap disiplin dan tidak reaktif. Mereka menilai, tindakan balasan militer justru berpotensi memperburuk situasi yang sudah memanas.
Sikap tidak membalas serangan Iran ini ditegaskan langsung oleh Aldhaheri dalam keterangannya kepada media di Jakarta.
"Uni Emirat Arab, negara-negara GCC, dan Yordania telah menunjukkan sikap menahan diri, tanggung jawab, serta disiplin. Kami tidak membalas dengan cara yang sama, meskipun menghadapi serangan berulang," tegas Aldhaheri di kediamannya, Rabu (8/4/2026).
Menurutnya, keputusan tersebut mencerminkan prinsip kepemimpinan yang mengedepankan pengendalian diri dalam menghadapi konflik. UEA memandang upaya meredam ketegangan jauh lebih penting dibandingkan memperluas konfrontasi.
Aldhaheri menambahkan, prioritas utama pemerintah UEA saat ini adalah mencegah eskalasi konflik Timur Tengah agar tidak berdampak lebih luas, baik terhadap stabilitas dunia Islam maupun perekonomian global.
"Kami meyakini bahwa kepemimpinan tidak diukur dari eskalasi, melainkan dari kemampuan untuk mencegah meluasnya konflik," lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Aldhaheri juga mengajak masyarakat Indonesia untuk melihat situasi di Timur Tengah secara objektif. Ia menekankan pentingnya sikap netral yang disertai solidaritas terhadap negara-negara yang terdampak konflik.
"Saya juga mendorong sikap netral yang disertai solidaritas serta dukungan terhadap negara-negara Arab dan negara-negara Islam lainnya yang terdampak oleh konflik yang sedang berlangsung," tuturnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




