Netanyahu Buka Negosiasi dengan Lebanon atas Permintaan Trump
Jumat, 10 April 2026 | 05:06 WIB
Yerusalem, Beritasatu.com – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memutuskan membuka negosiasi langsung dengan Lebanon atas permintaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menurut pejabat AS dan sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut.
Dalam percakapan pada Rabu (8/4/2026), Trump meminta Israel mengurangi intensitas serangan di Lebanon serta memulai dialog dengan pemerintah Lebanon terkait pelucutan senjata kelompok Hizbullah.
Namun, belum ada kepastian apakah Israel akan benar-benar menurunkan eskalasi militer. Seorang pejabat Israel menyatakan bahwa saat ini belum ada gencatan senjata dan negosiasi akan tetap berlangsung di tengah konflik.
“Belum ada gencatan senjata saat ini. Pembicaraan akan dilakukan di tengah situasi pertempuran,” ujar pejabat tersebut dilansir dari CNN.
Wakil Presiden AS JD Vance sebelumnya menyebut Israel telah menunjukkan indikasi untuk menahan diri dalam operasi militernya di Lebanon.
Meski demikian, militer Israel masih melanjutkan serangan pada Kamis (9/4/2026) dan kembali mengeluarkan perintah evakuasi bagi warga di wilayah selatan Beirut.
Israel menunjuk Duta Besarnya untuk Amerika Serikat, Yechiel Leiter, sebagai perwakilan dalam negosiasi yang akan datang dengan Lebanon.
Netanyahu juga telah menginstruksikan kabinetnya untuk segera memulai negosiasi langsung dengan Lebanon. Ia menyatakan pembicaraan tersebut akan difokuskan pada pelucutan senjata Hizbullah serta upaya membangun hubungan damai antara kedua negara.
“Menindaklanjuti permintaan Lebanon untuk membuka negosiasi langsung, saya telah menginstruksikan kabinet untuk segera memulai pembicaraan,” kata Netanyahu dalam pernyataannya.
Ia menambahkan Israel menyambut seruan Perdana Menteri Lebanon terkait demiliterisasi Beirut sebagai langkah menuju stabilitas kawasan.
Sementara itu, pihak Presiden Lebanon Joseph Aoun belum memberikan tanggapan atas pernyataan Netanyahu tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




