ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menhan Pakistan Sebut Israel Kanker Kemanusiaan, Netanyahu Meradang

Jumat, 10 April 2026 | 16:41 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Pool Photo via AP/Ronen Zvulun)

Jakarta, Beritasatu.com – Ketegangan diplomatik antara Pakistan dan Israel meningkat setelah Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif melontarkan pernyataan keras yang menyebut Israel sebagai “jahat” dan “kanker bagi kemanusiaan”.

Pernyataan tersebut memicu respons keras dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dalam unggahan di platform X yang kemudian dihapus, Asif menuding Israel melakukan kekerasan di Lebanon di tengah proses pembicaraan damai di Islamabad.

“Ketika pembicaraan damai berlangsung di Islamabad, genosida terjadi di Lebanon,” tulis Asif dilansir dari NDTV.

Ia juga menyebut warga sipil menjadi korban dalam konflik yang menurutnya terus berlangsung, mulai dari Gaza, Iran, hingga Lebanon.

ADVERTISEMENT

“Asif menambahkan, ia berharap pihak yang menciptakan negara tersebut di atas tanah Palestina untuk mengusir Yahudi Eropa akan terbakar di neraka,” demikian pernyataannya.

Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi keras dari Netanyahu yang menyebut seruan itu tidak dapat diterima oleh negara mana pun, terutama yang mengklaim sebagai pihak netral dalam proses perdamaian.

“Ini adalah pernyataan yang tidak dapat ditoleransi dari pemerintah mana pun,” demikian pernyataan kantor Netanyahu di platform X.

Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar juga mengecam keras pernyataan tersebut dan menyebutnya sebagai “fitnah antisemit yang terang-terangan”.

Ia menegaskan Israel akan mempertahankan diri dari pihak-pihak yang disebut mengancam keberadaan negaranya.

Eskalasi Diplomatik

Ketegangan ini bermula dari pernyataan Kementerian Luar Negeri Pakistan yang sebelumnya mengecam operasi militer Israel di Lebanon. Tak lama setelah itu, Khawaja Asif melontarkan pernyataan yang memicu krisis diplomatik baru.

Meski unggahan tersebut telah dihapus, dampaknya tetap meluas dan memicu respons langsung dari pihak Israel, sesuatu yang jarang terjadi mengingat kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik resmi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Naskah Perjanjian Damai AS-Iran Rampung, Pakistan Klaim Tinggal Teken

Naskah Perjanjian Damai AS-Iran Rampung, Pakistan Klaim Tinggal Teken

INTERNASIONAL
Trump Minta Negara-negara Islam Normalisasi Hubungan dengan Israel

Trump Minta Negara-negara Islam Normalisasi Hubungan dengan Israel

INTERNASIONAL
Bom Bunuh Diri Hantam Kereta Angkut Tentara Pakistan, 24 Orang Tewas

Bom Bunuh Diri Hantam Kereta Angkut Tentara Pakistan, 24 Orang Tewas

INTERNASIONAL
Pakistan Klaim Ada Kemajuan Besar dalam Dialog AS-Iran

Pakistan Klaim Ada Kemajuan Besar dalam Dialog AS-Iran

INTERNASIONAL
3 Kapal Perang Pakistan Bersandar di Jakarta

3 Kapal Perang Pakistan Bersandar di Jakarta

INTERNASIONAL
Iran Ajukan Proposal Baru 14 Poin ke AS di Tengah Konflik

Iran Ajukan Proposal Baru 14 Poin ke AS di Tengah Konflik

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon