ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Filipina Chaos! Suara Tembakan Terdengar di Gedung Senat

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:21 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Penembakan di Gedung Parlemen Filipina.
Penembakan di Gedung Parlemen Filipina. (Reuters/Eloisa Lopez)

Manila, Beritasatu.com – Suara tembakan terdengar di Gedung Senat Filipina pada Rabu (13/5/2026) di tengah meningkatnya ketegangan menjelang upaya penangkapan seorang senator senior yang menjadi buronan Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Reuters melaporkan, suasana di sekitar gedung Senat menjadi kacau setelah sejumlah orang diminta untuk segera berlindung. Hingga kini belum diketahui secara pasti apa yang terjadi maupun pihak yang melepaskan tembakan.

Sebelumnya, lebih dari 10 personel militer berseragam loreng terlihat tiba di kompleks Senat. Sebagian dari mereka membawa senjata laras panjang. Namun, belum ada penjelasan resmi terkait keberadaan pasukan tersebut di lokasi.

ADVERTISEMENT

Otoritas militer juga belum memberikan keterangan resmi mengenai situasi itu, termasuk apakah terdapat aparat keamanan lain di dalam gedung.

Insiden tersebut terjadi bersamaan dengan laporan bahwa Ronald dela Rosa, mantan kepala Kepolisian Nasional Filipina yang dikenal sebagai tokoh utama dalam perang terhadap narkoba pada masa Presiden Rodrigo Duterte, menyatakan bahwa penangkapannya sudah dekat.

Melalui unggahan di Facebook, dela Rosa menyerukan pendukungnya untuk melakukan mobilisasi guna mencegah proses penyerahan dirinya kepada ICC. Ia diketahui telah berada di kantor legislatifnya sejak awal pekan.

Dela Rosa, 64 tahun, memimpin Kepolisian Nasional Filipina saat operasi besar-besaran pemberantasan narkoba yang berlangsung di era Duterte. Dalam periode tersebut, ribuan orang tewas dalam operasi anti-narkoba yang menuai kontroversi luas.

Kelompok hak asasi manusia menuduh aparat melakukan pembunuhan sistematis dan upaya penutupan kasus, sementara kepolisian membantah tudingan tersebut dan menyatakan korban adalah pihak yang melakukan perlawanan bersenjata.

Sementara itu, Sekretaris Senat Mark Llandro Mendoza mengatakan belum ada laporan korban jiwa akibat insiden tembakan tersebut. Ia menambahkan situasi masih dalam proses penilaian setelah sejumlah aparat mencoba memasuki gedung Senat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon