Bahkan Lindsey Graham Berpaling dari Trump
Kamis, 7 Januari 2021 | 11:30 WIB
Beritasatu.com – Senator South Carolina Lindsey Graham, dikenal sebagai corong dan pembela Presiden Donald Trump, menegaskan akan menerima kemenangan Joe Biden sebagai presiden setelah kerusuhan di Gedung Capitol, Washington DC, Rabu (6/1/2021) waktu setempat.
Pernyataan itu disampaikan secara resmi dalam sidang penetapan hasil pemilihan presiden di Kongres, yang sempat terhenti karena ratusan pendukung Trump menyerbu masuk gedung dan melakukan vandalisme.
Setelah insiden tersebut, Graham mengatakan setiap keberatan terhadap hasil pilpres yang diajukan oleh sejumlah rekannya di Partai Republik adalah ide buruk.
Dia juga mengindikasikan akhir dari dukungannya kepada Trump.
"Trump dan saya telah menempuh perjalanan berliku. Saya benci harus mengakhiri dengan cara seperti ini. Dari sudut pandang saya, dia telah menjadi seorang presiden yang berbobot. Namun hari ini, pertama kali Anda melihat hal begini. Saya cuma bisa katakan, jangan libatkan saya lagi. Cukup sudah," kata Graham.
Ia mengingatkan bahwa pengadilan sudah mengalahkan berbagai gugatan Trump dan menyampaikan ke pimpinan sidang Kongres, Wakil Presiden Mike Pence, untuk tidak melayani keberatan yang diajukan koleganya.
"Kita harus mengakhiri semua ini. Wakil Presiden Pence, yang mereka tuntut jangan dituruti, karena memang Anda tidak bisa melakukannya," kata Graham.
Dia mengakhiri pernyataan dengan menerima kemenangan Biden.
"Sudah selesai, dia menang dan menjadi presiden Amerika Serikat yang sah. Joe Biden dan Kamala Harris terpilih secara sah dan akan menjadi presiden dan wakil presiden Amerika Serikat mulai 20 Januari," tegas Graham.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




