ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Gletser Hantam Bendungan di India, Puluhan Orang Diduga Tewas

Minggu, 7 Februari 2021 | 20:15 WIB
UW
UW
Penulis: Unggul Wirawan | Editor: WIR
Para petugas darurat dikerahkan untuk menyelamatkan bencana banjir akibat bendungan yang jebol di negara bagian Uttarakhand, India, Minggu (7/2/2021).
Para petugas darurat dikerahkan untuk menyelamatkan bencana banjir akibat bendungan yang jebol di negara bagian Uttarakhand, India, Minggu (7/2/2021). (AFP/Dokumentasi)

Uttarakhand, Beritasatu.com- Puluhan orang hilang dan dikhawatirkan tewas setelah gletser menabrak bendungan dan memicu banjir besar di India utara, Minggu (7/2). Bendungan yang rusak menyebabkan banjir besar mengalir melalui lembah di negara bagian Uttarakhand.

Seperti dilaporkan BBC, para penduduk desa telah dievakuasi, tetapi pejabat memperingatkan sebanyak 150 orang mungkin menjadi korban banjir. Video yang dibagikan di media sosial menunjukkan air banjir mengalir melalui daerah tersebut dan menyebabkan kerusakan yang meluas.

"Itu datang sangat cepat, tidak ada waktu untuk memperingatkan siapa pun. Saya merasa bahkan kami akan tersapu," kata Sanjay Singh Rana, yang tinggal di dekat sungai Dhauli Ganga, kepada kantor berita Reuters.

"Setidaknya tiga mayat telah ditemukan dan 150 orang terdaftar sebagai hilang," kata seorang juru bicara polisi kepada kantor berita AFP.

ADVERTISEMENT

Polisi menambahkan bahwa 16 atau 17 orang terjebak di dalam terowongan.

"Lebih dari 50 orang yang bekerja di bendungan itu, yang dikenal sebagai Proyek Hidroelektrik Rishiganga, dikhawatirkan tewas," kata Kepala Polisi Uttarakhand Ashok Kumar.

Namun Kumar mengatakan beberapa pekerja telah diselamatkan dari situs tersebut.

Kepala Menteri Uttarakhand, Trivendra Singh Rawat, mengatakan tim dari polisi dan tentara "melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan nyawa para pekerja".

Perdana Menteri Narendra Modi mengaku sedang memantau situasi. "Bangsa berdoa untuk keselamatan semua orang di sana," tulisnya di Twitter tak lama setelah berbicara dengan menteri negara.

Angkatan udara negara itu juga sedang dipersiapkan untuk membantu operasi penyelamatan, kata pemerintah.

Petugas darurat sedang mengevakuasi puluhan desa, sementara tim penyelamat juga bekerja untuk memasuki terowongan yang diblokir yang membuat orang terjebak di dalamnya.

"Ketinggian air sungai sekarang satu meter (3,2 kaki) di atas normal tetapi alirannya menurun," kata Singh Rawat.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Harga Smartphone India Naik hingga Rp 1 Jutaan Imbas Biaya Komponen

Harga Smartphone India Naik hingga Rp 1 Jutaan Imbas Biaya Komponen

OTOTEKNO
Wacana Unik India: Buaya dan Ular Berbisa untuk Jaga Perbatasan

Wacana Unik India: Buaya dan Ular Berbisa untuk Jaga Perbatasan

INTERNASIONAL
Ratusan Orang India Ramai-ramai Jadi Warga Negara Israel, Ada Apa?

Ratusan Orang India Ramai-ramai Jadi Warga Negara Israel, Ada Apa?

INTERNASIONAL
India Meradang setelah Iran Tembak 2 Kapal di Selat Hormuz

India Meradang setelah Iran Tembak 2 Kapal di Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Dunkin Donuts Hengkang dari India Setelah 14 Tahun

Dunkin Donuts Hengkang dari India Setelah 14 Tahun

EKONOMI
India Tunda Kunjungan Delegasi ke AS setelah Penetapan Tarif Baru

India Tunda Kunjungan Delegasi ke AS setelah Penetapan Tarif Baru

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon