ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Akibat Banjir Bandang, 140 Warga India Masih Hilang

Senin, 8 Februari 2021 | 09:08 WIB
UW
UW
Penulis: Unggul Wirawan | Editor: WIR
Anggota Polisi Perbatasan Indo-Tibet (ITBP) melakukan operasi penyelamatan setelah gletser yang pecah menyebabkan gelombang sungai besar yang menyapu jembatan dan jalan raya, di desa Reni, distrik Chamoli, Uttarakhand, India, Minggu (7/2/2021).
Anggota Polisi Perbatasan Indo-Tibet (ITBP) melakukan operasi penyelamatan setelah gletser yang pecah menyebabkan gelombang sungai besar yang menyapu jembatan dan jalan raya, di desa Reni, distrik Chamoli, Uttarakhand, India, Minggu (7/2/2021). (AFP/Polisi Perbatasan Indo-Tibet (ITBP)/Dokumentasi)

Rishikeshi, Beritasatu.com- Sejumlah 140 orang dilaporkan masih hilang setelah banjir bandang melanda di Himalaya,  Uttarakhand, India, Senin (8/2). Seperti dilaporkan AP, sungai Alaknanda dan Dhauliganga meluap akibat bongkahan besar gletser Himalaya runtuh.

Kru penyelamat India berjuang untuk mencapai korban yang terperangkap pada Minggu (7/2). Bongkahan gletser yang runtuh melepaskan semburan air dan puing-puing yang menghantam dua pembangkit listrik tenaga air.

Sedikitnya sembilan orang tewas dan 140orang hilang dalam bencana yang menurut para ahli tampaknya mengarah pada pemanasan global.

"Lebih dari 2.000 anggota militer, kelompok paramiliter dan polisi mengambil bagian dalam operasi pencarian dan penyelamatan, termasuk tentara ahli dalam pendakian gunung, bekerja hingga larut malam di bawah lampu halogen yang terang," kata pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

Dikatakan, banjir itu terjadi ketika sebagian dari gletser Nanda Devi runtuh di pagi hari, melepaskan air yang terperangkap di belakangnya. Bongkahan gletser mengalir deras menuruni gunung dan ke saluran air lainnya, memaksa banyak desa dievakuasi di sepanjang tepi sungai Alaknanda dan Dhauliganga.

Sebuah pembangkit listrik tenaga air di Alaknanda hancur, dan sebuah pabrik yang sedang dibangun di Dhauliganga rusak, kata Vivek Pandey, juru bicara paramiliter Polisi Perbatasan Indo Tibet. Mengalir keluar dari pegunungan Himalaya, kedua sungai bertemu sebelum menyatu dengan Sungai Gangga.

Pandey mengatakan setidaknya 42 pekerja terjebak di dua terowongan di proyek Dhauliganga. Sejumlah 12 orang diselamatkan dari salah satu terowongan, sementara setidaknya 30 orang lainnya tetap terdampar di dalam terowongan lainnya.

"Para penyelamat menggunakan tali dan sekop untuk mencapai mulut terowongan. Mereka menggali puing-puing dan memasuki terowongan. Mereka belum bisa berhubungan dengan orang-orang yang terlantar," kata Ketua Menteri Trivendra Singh Rawat, pejabat tinggi terpilih Uttarakhand.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Harga Smartphone India Naik hingga Rp 1 Jutaan Imbas Biaya Komponen

Harga Smartphone India Naik hingga Rp 1 Jutaan Imbas Biaya Komponen

OTOTEKNO
Wacana Unik India: Buaya dan Ular Berbisa untuk Jaga Perbatasan

Wacana Unik India: Buaya dan Ular Berbisa untuk Jaga Perbatasan

INTERNASIONAL
Ratusan Orang India Ramai-ramai Jadi Warga Negara Israel, Ada Apa?

Ratusan Orang India Ramai-ramai Jadi Warga Negara Israel, Ada Apa?

INTERNASIONAL
India Meradang setelah Iran Tembak 2 Kapal di Selat Hormuz

India Meradang setelah Iran Tembak 2 Kapal di Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Dunkin Donuts Hengkang dari India Setelah 14 Tahun

Dunkin Donuts Hengkang dari India Setelah 14 Tahun

EKONOMI
India Tunda Kunjungan Delegasi ke AS setelah Penetapan Tarif Baru

India Tunda Kunjungan Delegasi ke AS setelah Penetapan Tarif Baru

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon