Gubernur di Nigeria Bantah Bayar Tebusan untuk Bebaskan Ratusan Siswi
Rabu, 3 Maret 2021 | 13:14 WIB
Abuja, Beritasatu.com- Gubernur Bello Matawalle bersikeras tidak ada uang tebusan yang dibayarkan untuk pembebasan para siswi di Negara Bagian Zamfara, Nigeria. Seperti dilaporkan Xinhua, Selasa (2/3), Matawalle menambahkan pembebasan itu adalah hasil positif dari perjanjian damai yang dia mulai.
"Tidak ada uang tebusan yang dibayarkan kepada siapa pun. Saya bersikeras bahwa kami tidak akan memberikan apa pun kepada mereka," katanya.
Pada Selasa (2/3), Matawalle mengatakan bahwa jumlah siswi yang diculik adalah 279 orang. Sementara polisi setempat dan beberapa pejabat lainnya sebelumnya mengatakan bahwa total 317 siswi diculik oleh pria bersenjata dari sekolah menengah khusus perempuan di Zamfara.
Kepada Xinhua, pejabat pemerintah lainnya mengatakan bahwa pengaturan sedang dibuat untuk siswi sekolah untuk pemeriksaan di fasilitas medis.
Kepada wartawan, Hafsatu Anka, salah satu korban penculikan, mengatakan bahwa mereka dibaringkan di parit yang dipenuhi kotoran manusia.
"Kami melihat orang lain, termasuk perempuan dan anak-anak, serta ayah dari salah satu teman sekolah kami, yang telah tiga bulan berada di sarang penculik," kata Anka dengan berlinang air mata.
"Mereka memaksa kami berjalan kaki, saat beberapa orang dari kami terkilir di kaki. Mereka memberi kami makan dengan nasi. Di sana, mereka meletakkan pasir setelah memasak," tambah siswi itu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




