Ancaman Global Meningkat, Inggris Tambah Stok Senjata Nuklir
Rabu, 17 Maret 2021 | 10:27 WIB
London, Beritasatu.com- Inggris akan meningkatkan persediaan hulu ledak nuklirnya lebih dari 40% untuk memastikan keamanan nasional di lingkungan global yang lebih berisiko.
Seperti dilaporkan Reuters, pada Selasa (16/3), pengumuman itu disampaikan Perdana Menteri Boris Johnson yang beralasan bahwa Inggris harus bersiap saat menghadapi ancaman teknologi baru.
Negara itu sebelumnya telah mengurangi persediaan senjata nuklirnya, dan pada 2010, pemerintah menetapkan 180 hulu ledak untuk periode pertengahan 2020. Namun Johnson telah membatalkan batas sebelumnya dan mengumumkan jumlahnya sekarang akan meningkat menjadi maksimal 260 unit.
Inggris mengatakan dalam tinjauan keamanan dan pertahanan bahwa mereka menghadapi risiko dari negara-negara bersenjata nuklir, negara-negara nuklir baru dan terorisme nuklir yang disponsori negara, dan penangkal nuklir diperlukan untuk menjamin keamanan Inggris dan sekutunya.
"Beberapa negara bagian sekarang secara signifikan meningkatkan dan mendiversifikasi persenjataan nuklir mereka. Meningkatnya persaingan global, tantangan terhadap tatanan internasional, dan perkembangan teknologi yang berpotensi mengganggu semuanya menjadi ancaman bagi stabilitas strategis," kata pemerintah dalam tinjauan tersebut.
Inggris juga mengatakan pihaknya berencana untuk mengganti hulu ledak nuklirnya saat ini dengan yang baru yang akan dapat beroperasi sepanjang umur empat kapal selam baru yang sedang dibangun dan akan mulai beroperasi pada awal 2030-an.
Inggris akan bekerja dengan Amerika Serikat untuk memastikan hulu ledak baru tetap kompatibel dengan Trident.
Dengan kapal selam saat ini, Inggris menyatakan akan tetap berpegang pada kebijakan yang ada untuk selalu memiliki satu kapal selam dari empat kapal selam penangkal nuklirnya dalam patroli terus menerus.
"Dipindahkan ke persediaan senjata nuklir secara keseluruhan tidak lebih dari 260 hulu ledak," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




