Doni Monardo Minta Masyarakat Berkaca dari Kasus Covid-19 di India
Rabu, 5 Mei 2021 | 12:57 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, kebijakan larangan mudik dikeluarkan untuk mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19 di Tanah Air. Terkait hal ini, Doni Monardo juga meminta masyarakat Indonesia untuk berkaca dari lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di India.
"Setelah mereka (India) menurun kasusnya (kasus Covid-19) pada bulan Januari dan Februari 2021, bahkan kasus aktif India saat itu di bawah kasus aktif nasional Indonesia. Kita 176.000, India sekitar 153.000, dan setelah itu dikendorkan kegiatan keagamaan, pesta- pesta perkawinan, olahraga dan juga aktivitas politik yang begitu diberikan ruang. Setelah itu apa yang terjadi, tidak perlu menunggu 1 atau 2 bulan, hanya dalam hitungan minggu terjadi kasus yang sangat meningkat," kata Doni pada acara FMB9 yang digelar secara virtual dan bertajuk "Jaga Keluarga, Tidak Mudik" pada Rabu (5/5/2021).
Doni menyebutkan, peningkatan kasus yang eksponensial ini mengakibatkan rumah sakit penuh, sehingga pasien tidak mendapat pelayanan yang baik dan angka kematian meningkat. Dalam hal ini, rata- rata harian kasus di India lebih dari 400.000 kasus per hari dan angka kematian mencapai 4.000.
"Mari kita jadikan keadaan di India sebagai pelajaran bagi bangsa kita, jangan anggap enteng Covid-19. Covid-19 masih ada dan belum berakhir," ucap Doni Monardo.
Ia juga menambahkan, ancaman Covid-19 ini sangat membahayakan orang tua karena apabila terpapar Covid-19 banyak yang tidak tertolong. Oleh karena itu, kata Doni, sangat diperlukan kesadaran kolektif sebagai anak bangsa untuk saling mengingatkan.
"Saat ini, pemerintah sudah bekerja keras dari mulai Bapak Presiden sampai dengan para pimpinan di tingkat kelurahan dan desa, juga kita berharap orang tua di kampung halaman menghimbau perantau jangan pulang dulu, jangan mudik dulu, termasuk pemduk marilah bersabar, karena bersabar bagian dari bangsa kita agar bisa terhindar dari wabah Covid-19 dan terhindar dari risiko yang sangat mengancam keselamatan bangsa kita," ucapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




