Penanganan Terorisme, Raja Yordania Akui Peran Penting Indonesia
Jumat, 4 Juni 2021 | 21:14 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Raja Yordania Hasyimiyah, Abdullah II, mengakui peran penting Indonesia di kawasan regional dan global dalam upaya penanggulangan terorisme. Raja Yordania menyebut Indonesia sebagai negara dengan jumlah Muslim terbesar di dunia merupakan cermin dari kehidupan beragama yang toleran dan mendorong toleransi antar umat beragama.
Hal itu disampaikan Raja Yordania saat menerima kedatangan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme(BNPT) RI, Komjen Pol, Boy Rafli Amar, pada 30 Mei 2021. Dalam pertemuan itu, Boy menyampaikan salam hormat Presiden Joko Widodo kepada Raja Yordania.
"Raja Yordania mendorong peran aktif Indonesia dalam Aqaba Process yang diinisiasi oleh Raja Yordania pada tahun 2015 dengan dikeluarkannya Amman Message untuk mendorong kerja sama global dalam pencegahan dan pemberantasan terorisme," sebut siaran pers dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Amman, Yordania, Jumat (4/6/2021).
Menanggapi hal itu, Kepala BNPT, Boy, menyatakan dukungan Indonesia untuk Yordania dalam forum Aqaba Process seperti tertuang dalam Amman Message. Boy mengatakan Indonesia juga siap mendorong kerja sama Aqaba Process di kawasan Asia Tenggara.
"Tentunya Indonesia akan selalu mendukung Yordania dalam forum Aqaba Process sebagaimana tertuang dalam Amman Message," kata Boy.
Dalam kunjungan ke Amman, kepala BNPT bersama rombongan mendapatkan fasilitasi dari Kerajaan Yordania untuk melakukan kunjungan terhadap fasilitas-fasilitas Tentara Nasional Yordania (Jordanian Armed Forces) yakni King Abdullah II Special Operation Centre (KASOTC) dan Jordan Design and Development Bureau (JODDB).
Kepala BNPT dan rombongan menyaksikan program pelatihan khusus dengan menggunakan teknologi mutakhir dalam pencegahan maupun merespon serangan ataupun ancaman terorisme di KASOTC. Di JODDB, kepala BNPT dan rombongan meninjau berbagai pengembangan peralatan militer canggih yang dihasilkan dan hasil kerja sama dengan mitra Yordania dalam menjaga keamanan dan memelihara perdamaian.
Indonesia dan Yordania membuka hubungan diplomatik pada bulan November tahun 1951 dan pada 2021 kedua negara genap memasuki usia hubungan yang ke-70 tahun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




