Di Tengah Krisis, Presiden Suriah Umumkan Kenaikan Gaji 50%
Senin, 12 Juli 2021 | 14:31 WIB
Damaskus, Beritasatu.com- Presiden Suriah Bashar Assad mengeluarkan dekrit pada Minggu (11/7/2021), yang membuat ratusan ribu pegawai negeri sipil dan anggota militer menikmati kenaikan gaji 50%.
Seperti dilaporkan AP, kenaikan gaji tersebut diputuskan di tengah krisis ekonomi dan keuangan yang keras serta kenaikan harga untuk produk-produk vital.
Keputusan Assad diumumkan sehari setelah negara menggandakan harga roti, bahan pokok utama negara, dan menaikkan 180% harga bahan bakar diesel.
Ekonomi Suriah telah terpukul keras oleh perang selama satu dekade, sanksi Barat, korupsi yang meluas dan yang terbaru krisis ekonomi dan keuangan yang parah di negara tetangga Lebanon. Kenaikan gaji terakhir diumumkan pada November 2019.
Dekrit yang dikeluarkan oleh kantor Assad menempatkan pendapatan bulanan minimum di 71.515 pound Suriah atau Rp 2,19 juta. Dekrit ini juga memberi pemegang purnawirawan militer dan sipil peningkatan 40% dalam uang pensiun.
Dolar AS diperdagangkan sekitar 3.200 pound (Rp 98.066) di pasar gelap sementara kurs resminya adalah 2.500 pound (Rp 76.614).
Hampir 80% warga Suriah hidup dalam kemiskinan, dan 60% tidak aman pangan. Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kondisi itu merupakan situasi keamanan pangan terburuk yang pernah terlihat di Suriah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




