ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Untuk 2022, Pemimpin Korut Ingin Bangun Ekonomi

Minggu, 2 Januari 2022 | 11:28 WIB
UW
UW
Penulis: Unggul Wirawan | Editor: WIR
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri Rapat Pleno ke-4 Komite Sentral ke-8 Partai Buruh Korea di Markas Besar Komite Pusat Partai di Pyongyang, Korut, Sabtu 1 Januari 2022.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri Rapat Pleno ke-4 Komite Sentral ke-8 Partai Buruh Korea di Markas Besar Komite Pusat Partai di Pyongyang, Korut, Sabtu 1 Januari 2022. (AFP/KCNA VIA KNS/Dokumentasi)

Seoul, Beritasatu.com- Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un ingin memulai pembangunan ekonomi dan meningkatkan kehidupan masyarakat. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Jumat (31/12/2021), pernyataan itu disampaikan Kim saat menandai peringatan 10 tahun kepemimpinannya

"Tujuan utama Korea Utara untuk tahun 2022 adalah memulai pembangunan ekonomi dan meningkatkan kehidupan masyarakat karena menghadapi perjuangan hidup dan mati yang hebat," kata Kim dalam pidato pada Jumat di akhir Rapat Pleno ke-4 Komite Sentral ke-8 Partai Buruh Korea (WPK), yang dimulai pada Senin.

Pertemuan itu bertepatan dengan peringatan 10 tahun Kim secara efektif mengambil alih kepemimpinan negara setelah kematian ayahnya pada 2011.

Kim telah menggunakan pidato sebelumnya sekitar Tahun Baru untuk membuat pengumuman kebijakan utama, termasuk meluncurkan keterlibatan diplomatik yang signifikan dengan Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS).

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Kim Jong Un Kerahkan Militer Atasi Banjir di Korut

Tetapi ringkasan pidato yang diterbitkan di media pemerintah Korea Utara, Kim tidak menyebutkan secara spesifik tentang AS, dengan hanya merujuk pada diskusi yang tidak ditentukan tentang hubungan antar-Korea dan "urusan luar".

Fokus domestik dari pidato tersebut menggarisbawahi krisis ekonomi yang dihadapi Kim di dalam negeri. Penguncian perbatasan anti-pandemi yang dipaksakan sendiri telah membuat Korea Utara lebih terisolasi daripada sebelumnya.

"Tugas dasar yang dihadapi bagian dan rakyat tahun depan adalah memberikan jaminan yang kuat untuk melaksanakan rencana lima tahun dan membuat perubahan yang luar biasa dalam pembangunan nasional dan kehidupan masyarakat," kata Kim.

Kim menghabiskan sebagian besar pidatonya merinci masalah domestik, dari rencana ambisius untuk pembangunan pedesaan hingga pola makan masyarakat, seragam sekolah, dan kebutuhan untuk menindak "praktik non-sosialis".

Baca Juga: Kim Jong Un Akui Kesulitan Situasi Pangan

Kim mengutip kemajuan militer yang tidak ditentukan sebagai pencapaian signifikan tahun lalu dan membahas "tugas militan" yang dihadapi pertahanan nasional pada tahun 2022.

"Pabrik traktor yang dia diskusikan dalam pidato itu juga kemungkinan akan digunakan untuk membangun kendaraan peluncuran untuk rudal," kata analis asing seraya menyebut Korea Utara diyakini telah memperluas persenjataannya meskipun terisolasi.

"Fokus besar pada pembangunan pedesaan kemungkinan merupakan strategi populis," kata Chad O'Carroll, pendiri NK News, situs web berbasis di Seoul yang melacak Korea Utara.

"Secara keseluruhan, Kim mungkin sadar bahwa mengungkapkan rencana pengembangan militer yang canggih sementara orang-orang menderita kekurangan makanan dan kondisi berat di luar Pyongyang mungkin bukan ide yang bagus tahun ini," tulisnya di Twitter.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kim Jong Un Tegaskan Aliansi Militer Korut dan Rusia Tak Akan Terputus

Kim Jong Un Tegaskan Aliansi Militer Korut dan Rusia Tak Akan Terputus

INTERNASIONAL
Korsel Klaim Korut Tiba-tiba Luncurkan Rudal Balistik ke Arah Timur

Korsel Klaim Korut Tiba-tiba Luncurkan Rudal Balistik ke Arah Timur

INTERNASIONAL
Kim Jong Un Pamerkan Rudal Nuklir Terkuat Korut Saat Parade Militer

Kim Jong Un Pamerkan Rudal Nuklir Terkuat Korut Saat Parade Militer

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon