Pertama Kali, 500.000 Pasien Covid yang Isoman di Jepang Sembuh
Selasa, 15 Februari 2022 | 11:08 WIB
Tokyo, Beritasatu.com- Jumlah pasien Covid-19 yang sembuh dengan isolasi mandiri (isoman) di rumah di Jepang telah mencapai 500.000 orang untuk pertama kalinya. Seperti dilaporkan Xinhua, Selasa (15/2/2022), laporan kesembuhan itu disampaikan di tengah lonjakan infeksi karena varian Omicron.
Pada Senin, Kementerian Kesehatan Jepang menyatakan Omicron yang sangat mudah menular dan ketegangan berkelanjutan pada sistem perawatan kesehatan di seluruh negara itu.
"Jumlah orang yang sembuh dari Covid-19 di rumah mencapai 543.045 pada Rabu lalu, naik 100.000 dibandingkan dengan seminggu sebelumnya," menurut Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan.
Baca Juga: Untuk Obat Oral Covid, Jepang Akan Setujui Pil Shionogi
Pihak berwenang telah meminta mereka yang memiliki gejala ringan untuk tinggal di rumah untuk pemulihan. Kebijakan ini dilakukan karena tekanan tinggi pada sistem medis memicu kekhawatiran bahwa rumah sakit mungkin kehabisan tempat tidur untuk pasien Covid-19 sementara program vaksinasi booster Jepang masih dalam tahap awal.
Jepang mencatat 60.142 kasus infeksi baru pada Senin, dengan Tokyo mengonfirmasi 10.334 kasus baru. Prefektur barat Osaka melaporkan 7.997 kasus baru pada hari Senin, turun dari 9.008 seminggu yang lalu.
Di tengah gelombang Covid-19 keenam di negara itu, tingkat hunian tempat tidur rumah sakit untuk pasien Covid-19 berada di atas 50 persen pada Rabu lalu di 20 prefektur di seluruh Jepang termasuk Tokyo, dengan Osaka menduduki daftar teratas dengan 81 persen tempat tidur yang digunakan.
Baca Juga: Siapkan Aturan Baru, Jepang Akan Wajibkan Balita Gunakan Masker
Tingkat hunian tempat tidur rumah sakit Osaka yang diamankan untuk pasien Covid-19 yang serius mencapai 36,3 persen pada hari Minggu, yang mendekati ambang batas 40 persen untuk prefektur untuk meminta keadaan darurat.
Shigeru Omi, penasihat Covid-19 utama pemerintah Jepang, mengatakan bahwa kecepatan perluasan infeksi di seluruh negeri melambat tetapi jumlah kasus Covid-19 baru mungkin tetap tinggi atau hanya sedikit menurun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




