ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Akibat Invasi Rusia, 137 Tentara Ukraina Gugur

Jumat, 25 Februari 2022 | 12:55 WIB
UW
UW
Penulis: Unggul Wirawan | Editor: WIR
Seorang pria berdiri di samping korban akibat serangan yang dilancarkan Rusia di kota Chuguiv, Ukraina timur, Kamis, 24 Februari 2022.
Seorang pria berdiri di samping korban akibat serangan yang dilancarkan Rusia di kota Chuguiv, Ukraina timur, Kamis, 24 Februari 2022. (AFP)

Kiev, Beritasatu.com- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan total 137 prajurit Ukraina gugur dan 316 orang terluka dalam 24 jam terakhir. Seperti dilaporkan TASS, Jumat (25/2/2022), Zelensky juga mengonfirmasi bahwa Kiev telah kehilangan kendali atas Pulau Ular di Laut Hitam.

"Sayangnya, menurut perkiraan awal kami kehilangan 137 pahlawan kami hari ini, termasuk 10 perwira. 316 orang terluka," kata presiden dalam pidato video kepada Ukraina, yang diposting di saluran Telegramnya.

Zelensky juga mengonfirmasi bahwa Kiev telah kehilangan kendali atas Pulau Ular di Laut Hitam. Dalam kata-kata, semua prajurit Ukraina yang ditempatkan di pulau itu telah tewas.

Baca Juga: Presiden Ukraina Mengaku Jadi Target Utama Rusia

ADVERTISEMENT

"Ukraina telah kehilangan kendali atas Pulau Ularnya, yang terletak di Laut Hitam dekat perbatasan dengan Rumania," kata dinas penjaga perbatasan negara bagian Ukraina, Kamis.

Layanan itu menyatakan telah kehilangan kontak dengan penjaga perbatasan dan prajurit Ukraina, yang ditempatkan di pulau itu, yang merupakan bagian dari wilayah administrasi Odessa Ukraina.

Pulau Ularterletak sekitar 35 km di lepas pantai Laut Hitam Ukraina, dekat Delta Danube. Ini memainkan peran penting selama sidang Mahkamah Internasional mengenai sengketa teritorial antara Ukraina dan Rumania.

Baca Juga: Serang Ukraina, Rusia Kian Dikucilkan Dunia Olahraga

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi pada Kamis pagi bahwa sebagai tanggapan atas permintaan para kepala republik Donbass.

Putin telah membuat keputusan untuk melakukan operasi militer khusus untuk melindungi orang-orang yang telah menderita pelecehan dan genosida oleh rezim Kiev selama delapan tahun. Namun pemimpin Rusia menekankan bahwa Moskwa tidak memiliki rencana untuk menduduki wilayah Ukraina.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Trump-Zelensky Bahas Peluang Pertemuan Trilateral dengan Putin

Trump-Zelensky Bahas Peluang Pertemuan Trilateral dengan Putin

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon