ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Rachmat Gobel Ajak Jepang Investasi di IKN

Selasa, 22 Maret 2022 | 13:23 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel (kiri) menerima delegasi parlemen Jepang di sela-sela pertemuan Inter-Parliamentary Union ke 144 di Bali , Senin, 21 Maret 2022.
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel (kiri) menerima delegasi parlemen Jepang di sela-sela pertemuan Inter-Parliamentary Union ke 144 di Bali , Senin, 21 Maret 2022. (Istimewa)

Gobel juga mengatakan, Jepang memiliki keunggulan dalam hal teknologi, dana, efisiensi, teknologi yang ramah lingkungan, dan pola kerja yang bersih. Sedangkan Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar, sumberdaya alam berlimpah, dan keramahan penduduknya. "Banyak nilai-nilai yang bisa saling menopang hubungan kedua negara," katanya.

Saat menerima delegasi Turki, Gobel mengaku sudah beberapa kali berkunjung ke negara tersebut. Bahkan perusahaannya sedang menjajaki kerja sama dengan perusahaan Turki, yaitu di bidang pertanian dan pangan. Ia juga sudah mengunjungi pabrik elektronika, industri pesawat terbang, dan lain-lain. "Turki memiliki teknologi yang maju di bidang elektronika, otomotif, dan industri pertanian serta industri pangan," katanya.

Delegasi Belarus menyampaikan bahwa Indonesia dan Belarusia memiliki keunggulan masing-masing dan saling melengkapi. Pertama, Belarus memiliki keunggulan di bidang industri IT. Kedua, Belarusia memiliki keunggulan dalam industri pertanian berupa mesin-mesin pertanian, industri susu, butter, dan keju. Sedangkan Indonesia unggul di bidang CPO. Ketiga, Indonesia unggul dalam turisme, sedangkan Belarusia unggul dalam pembuatan mesin.

Baca Juga: Gobel Ajak UMKM Milenial untuk Biasakan "Tangan di Atas"

ADVERTISEMENT

Menanggapi hal itu, Gobel menyatakan, Belarus memiliki industri dump truck dan traktor, sedangkan Indonesia merupakan negara penghasil karet. Karena itu, kedua negara bisa bekerja sama secara erat. "Belarusia juga memiliki industri alat-alat pertanian, sedangkan Indonesia memiliki lahan yang luas. Jadi bisa saling mengisi," katanya.

Delegasi Iran menawarkan minyak, baja, dan petrokimia. Selain itu juga pariwisata. Namun Gobel menyatakan, masih perlu pembicaraan pendahuluan yang lebih detail dengan kedutaan Iran di Jakarta. "Kita perlu dialog secara lebih intensif untuk menguatkan hubungan ekonomi ini," katanya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon