70 Negara Hadiri Paskah Diaspora Katolik Indonesia Sedunia
Senin, 2 Mei 2022 | 22:13 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Perayaan Paskah Bersama Diaspora Katolik Indonesia Sedunia bertema "Indonesia to The Continents" – Indonesia ke Benua-benua, akan dihadiri para perwakilan dan misionaris Indonesia dari 70 negara. Kegiatan yang diadakan secara online pada Sabtu, 7 Mei 2022, pukul 15.00 WIB ini dipersembahkan secara khusus kepada para misionaris Indonesia yang berkarya di 70 negara tersebut.
Untuk pertama kali, kegiatan Paskah Bersama Diaspora Katolik Indonesia Sedunia ini melibatkan lima komunitas yakni PWKI (Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia), Misionaris Indonesia, IRRIKA (Ikatan Rohaniwan-Rohaniwati Indonesia Di Kota Abadi atau Roma), Jaringan Komunitas Katolik Indonesia (KKI) Diaspora Sedunia, dan ISKA (Ikatan Sarjana Katolik Indonesia) serta didukung penuh oleh KBRI untuk Tahta Suci (Vatikan).
Perayaan ini akan diawali dengan misa konselebrasi oleh Rm Leonardus Mali (Roma), Rm Agustinus Purnomo MSF (Norwegia), Rm Paul Halek SSCC (Roma) dan Rm Markus Solo Kewuta SVD (Vatikan).
Demikian dikatakan Ketua Panitia Penyelenggara AM Putut Prabantoro di Jakarta, Senin (2/5/2022).
Baca Juga: Misa Malam Paskah, Paus Fransiskus Kecam Kekejaman Perang di Ukraina
Alasan pelibatan lima komunikas Katolik Indonesia itu, menurut Putut Prabantoro, yang juga penasihat PWKI, terkait dengan pernyataan tegas Paus Fransiskus dalam pesannya pada perayaan Vita Consacrata – Hidup Bakti, pada 2 Februari 2022.

AM Putut Prabantoro
"Paus dengan tegas menyebut Indonesia sebagai pulau-pulau panggilan. Sebagai konsekuensinya, dalam konteks ini adalah Indonesia tidak hanya berarti Gereja Katolik Indonesia tetapi lebih luas lagi yakni bangsa-negara Indonesia yang merupakan satu kesatuan," jelas Putut Prabantoro, yang juga Taprof (dosen) Bidang Ideologi dan Sosbud, Lemhannas RI.
Baca Juga: Perayaan Paskah di Seluruh Indonesia Berlangsung Aman
Dari Roma, Italia, Penasihat Panitia Penyelenggara, Rm Leonardus Mali mengungkapkan, tradisi perayaan Natalan dan Paskahan bersama secara virtual dilakukan Jaringan KKI Diaspora Sedunia sejak tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19.
"Meski tema tahun ini adalah Indonesia To The Continents, tetapi secara makna tetap sama dengan tema tahun-tahun sebelumnya yakni Indonesia ke Seluruh Dunia.
Perayaan kali ini diharapkan lebih luas dan meriah karena dipersembahkan serta sekaligus melibatkan para misionaris Indonesia yang saat ini sedang bermisi di 70 negara di seluruh dunia," tutur Rm Leo Mali langsung dari Roma.
Menurut Leo Mali, ke 70 negara tersebut, antara lain, seluruh negara di benua Amerika, Belanda, negara-negara di Eropa termasuk Kazakhstan dan Rusia, benua Afrika termasuk Kenya, Madagaskar Zimbabwe, Kongo, Sudan, Uganda, Malawi termasuk Afrika Selatan, beberapa negara di Asia termasuk Vietnam, Kamboja, Myanmar, Thailand, Hongkong, Jepang, Taiwan dan India serta Benua Australia. pada awalnya perayaan-perayaan oleh KKI Diaspora Indonesia.
"Oleh karena itu tidak dapat disangkal, para misionaris dan diaspora Katolik Indonesia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari komponen bangsa Indonesia. Mereka adalah duta-duta Indonesia yang mempromosikan nilai-nilai serta budaya Indonesia seperti kerukunan, kekeluargaan, kebinekaan, serta nilai-nilai kristiani yang terikat dengan budaya Indonesia yang sangat kaya dan beragam, di negara tujuan misi. Dan ini merupakan penegasan bahwa gereja Katolik Indonesia adalah bagian utama dari kekuatan-kekuatan peradaban lainnya yang membangun sebuah rumah bersama yang bernama Indonesia," ucapnya.
Antusias
Dari Australia Frans Simarmata, Koordinator Jaringan KKI & Diaspora Katolik Indonesia Seluruh Dunia menegaskan, kehadiran Jaringan KKI & Diaspora Katolik Indonesia serta Misa Paskah ataupun Natal berbahasa Indonesia secara daring, mengisi kekosongan bagi diaspora di perantauan yang tidak bisa ke gereja atau berkumpul bersama saudara/keluarga. Frans Simarmata mengaku menyambut perayaan paskah sedunia ini dengan sangat antusias.
"Hal tersebut juga sekaligus menjawab kebutuhan pelayanan rohani dalam Bahasa Indonesia di tempat atau negara domisili saat ini," imbuh Frans Simarmata.

Frans Simarmata di Sydney, Australia
Sementara Rm Baltasar Lukem SVD, misionaris Indonesia di Rusia pun menyambut gembira pertemuan online Paskah Bersama Diaspora Katolik Indonesia Sedunia yang melibatkan komunitas Katolik lebih luas di dalam dan luar negeri. Ini pertemuan (yang lebih luas) pertama dalam sejarah Diaspora Katolik Indonesia sedunia.
"Hemat saya, pertemuan ini menjadi penting karena tiga alasan. Pertama, merupakan momen perkenalan bagi diaspora Katolik Indonesia yang tersebar atau berkarya atau bermisi di berbagai belahan dunia," ujarnya.
Kedua, perayaan paskah bersama merupakan momen indah untuk berbagi suka cita dan damai sejahtera serta saling meneguhkan satu sama lain.
Ketiga, ini menjadi momen untuk berbagi pengalaman dalam kesaksian tidak hanya soal iman Katolik tetapi juga memperkenalkan Indonesia yang beragam budaya, suku, agama dan ras dan juga keindahan dan harmoni alam Indonesia.
"Dalam kaitan dengan ini Diaspora Katolik Indonesia harus selalu berpegang teguh pada perinsip 100 % Katolik 100 % Indonesia," ujar Rm Baltasar.
Sedangkan Victor Fernandez, Ketua Jaringan KKI Mexico mengungkapkan, meskipun tinggal di luar negeri para misionaris begitu juga dengan anggota KKI rasa nasionalisme mereka tidak pernah pudar.
"Saya tinggal di Mexico City sudah 46 tahun. Saya tahu betul misionaris Indonesia yang pertama masuk ke Mexico yakni dari Kongregasi SVD (Walaupun konggregasinya sudah ada lebih dahulu), Xaverian, Claretien (CMF), SSPS, Hamba Maria (OSM,), SNDM dan beberapa lainnya. Orang Indonesia tertua dan yang paling lama tinggal di Mexico adalah saya. Saya sekarang berusia 73 tahun tapi kami sekeluarga adalah 100 % Katolik, 100 % Indonesia,"katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




