ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

ILO: Hampir 5 Juta Orang Ukraina Kehilangan Pekerjaan

Rabu, 11 Mei 2022 | 22:28 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Foto yang diambil pada 8 Mei 2022, di Borodyanka, 60 kilometer barat laut Kyiv menunjukkan, pemandangan umum bangunan yang hancur.
Foto yang diambil pada 8 Mei 2022, di Borodyanka, 60 kilometer barat laut Kyiv menunjukkan, pemandangan umum bangunan yang hancur. (AFP)

Kyiv, Beritasatu.com – Diperkirakan hampir 5 juta orang di Ukraina telah kehilangan pekerjaan mereka sejak invasi Rusia dimulai pada Februari, menurut laporan singkat baru oleh sebuah badan PBB, Organisasi Buruh Internasional (ILO).

Jumlah perkiraanya menurut ILO mencapai 4,8 juta orang Ukraina.

"Jika permusuhan meningkat, kehilangan pekerjaan akan meningkat menjadi tujuh juta," laporan ILO memperkirakan.

"Jika pertempuran segera dihentikan, maka pemulihan yang cepat akan mungkin dilakukan, dengan kembalinya 3,4 juta pekerjaan. Ini akan mengurangi kehilangan pekerjaan menjadi 8,9 persen."

ADVERTISEMENT

Baca Juga: ILO Tangguhkan Kerja Sama dengan Rusia

Laporan ILO juga menunjukkan bahwa pemerintah Ukraina telah melakukan banyak upaya untuk menjaga agar sistem perlindungan sosial nasional tetap beroperasi dengan menjamin pembayaran manfaat, termasuk kepada para pengungsi internal, melalui pemanfaatan teknologi digital.

Dari 4,8 juta orang yang kehilangan pekerjaan, total 1,2 juta di antaranya adalah pengungsi yang melarikan diri ke negara tetangga dan 3,6 juta di antaranya menganggur yang tinggal di Ukraina, menurut laporan ILO.

Lebih dari 5,23 juta pengungsi yang sebagian besar adalah wanita, anak-anak, dan orang-orang di atas usia 60 tahun telah melarikan diri ke negara-negara tetangga sejak 24 Februari, kata laporan itu Rabu (11/5/2022).

Krisis di Ukraina juga dapat menciptakan gangguan tenaga kerja di negara-negara tetangga, terutama Hungaria, Moldova, Polandia, Rumania, dan Slovakia, tambah laporan itu.

"Jika permusuhan berlanjut, pengungsi Ukraina akan dipaksa untuk tinggal di pengasingan lebih lama, memberikan tekanan lebih lanjut pada pasar tenaga kerja dan sistem perlindungan sosial di negara-negara tetangga ini dan meningkatkan pengangguran di banyak dari mereka," kata ILO.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Dampak Perang Iran, Inggris Terancam Kehilangan 163.000 Pekerjaan

Dampak Perang Iran, Inggris Terancam Kehilangan 163.000 Pekerjaan

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon