ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Presiden Ukraina Desak Barat Larang Warga dan Produk Rusia

Selasa, 9 Agustus 2022 | 20:53 WIB
UW
UW
Penulis: Unggul Wirawan | Editor: WIR
Volodymyr Zelensky 
Volodymyr Zelensky  (AFP/Sergei Supinsky)

Kyiv, Beritasatu.com- Presiden Ukraina, Vladimir Zelensky mendesak negara-negara Barat untuk melarang masuk warga dan produk Rusia. Seperti dilaporkan RT, Senin (8/8/2022), Zelensky meminta pemberlakuan embargo penuh semua impor energi Rusia dan larangan perjalanan semua warga Rusia selama satu tahun penuh.

Diwawancarai di Kyiv, Zelensky mengatakan kepada Washington Post bahwa "sanksi paling penting adalah menutup perbatasan – karena Rusia mengambil tanah orang lain.

"Orang Rusia harus hidup di dunia mereka sendiri sampai mereka mengubah filosofi mereka," katanya.

Baca Juga: Zelensky Klaim 40.000 Tentara Rusia Tewas dalam 4 Bulan

ADVERTISEMENT

Pemimpin Ukraina bersikeras bahwa larangan itu adalah "satu-satunya cara untuk memengaruhi" Presiden Rusia Vladimir Putin.

Berbicara kepada Post seolah-olah Zelensky sedang berbicara kepada publik Rusia. "Anda memberi tahu seluruh dunia bahwa itu harus hidup dengan aturan Anda. Lalu pergi dan tinggal di sana," tambahnya.

AS dan sekutunya yakni Kanada, UE, Jepang, Korea Selatan, dan Australia – telah mengembargo ratusan individu, perusahaan, dan organisasi Rusia atas apa yang mereka sebut "invasi" ke Ukraina. Pada April tahun ini, Rusia telah menjadi negara yang paling terkena sanksi di dunia, melampaui gabungan Iran, Venezuela, Myanmar, dan Kuba.

Baca Juga: Zelensky: Lawan Rusia, Ukraina Butuh Bantuan Senjata Berat

"Jenis Rusia apa pun ... buat mereka pergi ke Rusia. Hukuman kolektif adalah satu-satunya cara. Mereka akan mengerti kalau begitu. Mereka akan berkata, '[Perang] ini tidak ada hubungannya dengan kami. Seluruh penduduk tidak bisa dimintai pertanggungjawaban, bukan?’ Bisa. Penduduk memilih pemerintah ini dan mereka tidak melawannya, tidak berdebat dengannya, tidak meneriakinya," ujar Zelensky.

Wawancara Zelensky dilakukan ketika Gedung Putih mengumumkan akan mengirim lagi senjata dan perlengkapan militer senilai US$1 miliar ke Kyiv, bersama dengan $4,5 miliar tunai untuk menopang pemerintah Ukraina.

"Segera setelah Ukraina mendapatkan kekuatan dan sarana yang cukup, kami akan mengambil alih semua wilayah kami," janji Zelensky.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Korupsi Rp 1,6 T Seret Nama Presiden Ukraina, Dalangnya Orang Terdekat

Korupsi Rp 1,6 T Seret Nama Presiden Ukraina, Dalangnya Orang Terdekat

INTERNASIONAL
Cari Bantuan Hadapi Rusia, Presiden Ukraina Temui Para Pemimpin Eropa

Cari Bantuan Hadapi Rusia, Presiden Ukraina Temui Para Pemimpin Eropa

INTERNASIONAL
Presiden Ukraina Incar Undangan ke Pertemuan Trump-Putin di Hungaria

Presiden Ukraina Incar Undangan ke Pertemuan Trump-Putin di Hungaria

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon