ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Survei: Dua Pertiga Rakyat Jerman Tak Senang Kinerja Kanselir Olaf Scholz

Senin, 22 Agustus 2022 | 14:39 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Kanselir Jerman Olaf Scholz.
Kanselir Jerman Olaf Scholz. (Antara/Reuters)

Berlin, Beritasatu.com - Sekitar dua pertiga rakyat Jerman tidak senang dengan kinerja Kanselir Olaf Scholz dan koalisinya yang terpecah, dalam mengasai krisis sejak ia menjabat pada bulan Desember, menurut sebuah survei yang diterbitkan pada hari Minggu (21/8/2022).

Hanya 25% orang Jerman yang percaya bahwa pemimpin partai Sosial Demokrat itu melakukan pekerjaannya dengan baik, anjlok dari 46% pada Maret, menurut jajak pendapat oleh Insa untuk surat kabar mingguan "Bild am Sonntag".

Sebaliknya 62% orang Jerman berpikir Kanselir Olaf Scholz, yang sebelumnya adalah wakil kanselir pemimpin konservatif Angela Merkel yang berkuasa sebelumnya, melakukan pekerjaannya dengan buruk, sebuah rekor jumlah, dibandingkan dengan hanya 39% pada bulan Maret.

Sejak mengambil alih kekuasaan, Kanselir Olaf Scholz harus menghadapi perang di Ukraina, krisis energi, inflasi yang melonjak, dan sekarang kekeringan, semuanya mendorong negara ekonomi terbesar Eropa ke jurang resesi. Kritikus menuduhnya tidak menunjukkan kepemimpinan yang memadai.

ADVERTISEMENT

Sekitar 65% warga Jerman tidak senang dengan kinerja pemerintah koalisi tiga arah Jerman secara keseluruhan, dibandingkan dengan 43% pada Maret.

Jajak pendapat itu dilakukan setelah minggu yang sangat berat bagi Kanselir Olaf Scholz.

Pertama, dia gagal untuk segera meredam pernyataan Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada konferensi pers bersama di Berlin ketika dia menuduh Israel melakukan "50 Holocaust".

Kemudian pada hari Jumat anggota parlemen oposisi di Hamburg menuduhnya mengaburkan kebenaran pada sidang penipuan pajak besar yang terjadi selama masa jabatannya sebagai wali kota kota pelabuhan utara tersebut, tuduhan yang dia bantah.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon