PBB: Wabah Kolera Ancam Warga di Suriah
Selasa, 13 September 2022 | 20:26 WIB
Beirut, Beritasatu.com - Wabah kolera terjadi di beberapa wilayah Suriah dan menjadi ancaman serius bagi orang-orang di kawasan tersebut, kata perwakilan PBB di negara itu, yang menyerukan tanggapan segera untuk menahan penyebarannya.
Wabah itu diyakini terkait dengan irigasi tanaman menggunakan air yang terkontaminasi dan orang-orang yang meminum air yang tidak aman dari sungai Efrat yang membelah Suriah dari utara ke timur, kata Koordinator Kemanusiaan dan Kediaman PBB Imran Riza dalam sebuah pernyataan.
Penghancuran infrastruktur air nasional yang meluas setelah lebih dari satu dekade perang berarti sebagian besar penduduk Suriah bergantung pada sumber air yang tidak aman.
Richard Brennan, Direktur Darurat Regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Wilayah Mediterania Timur, mengatakan badan tersebut telah mencatat delapan kematian akibat penyakit itu sejak 25 Agustus, enam di Aleppo di utara dan dua di Deir al-Zor di timur.
"Ini adalah wabah kolera pertama yang dikonfirmasi dalam beberapa tahun terakhir ... penyebaran geografis menimbulkan kekhawatiran dan jadi kami harus bergerak cepat," katanya kepada Reuters melalui telepon.
Wabah ini berpusat di wilayah Aleppo utara, di mana lebih dari 70 persen dari total 936 kasus yang dicurigai telah dicatat, dan Deir al-Zor di mana lebih dari 20 persen didaftar.
Sejumlah kecil kasus yang dicurigai telah dicatat di Raqqa, al-Hasaka, Hama dan Lattakia.
Jumlah kasus kolera yang dikonfirmasi adalah 20 di Aleppo, empat di Lattakia dan dua di Damaskus.
Sebelum wabah kolera baru-baru ini, krisis air telah menyebabkan peningkatan penyakit seperti diare, kekurangan gizi dan kondisi kulit di wilayah tersebut, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




