Perwakilan Khusus PBB Tuduh Pasukan Rusia di Ukraina Dibekali Viagra
Minggu, 16 Oktober 2022 | 21:45 WIB
New York, Beritasatu.com - Perwakilan khusus PBB tentang kekerasan seksual dalam konflik Pramila Patten menyatakan, pasukan Rusia telah dibekali Viagra untuk melakukan pemerkosaan pada wanita Ukraina.
Pramila Patten memiliki bukti kuat tentang hal itu, setelah ia mendapat pengakuan kesaksian lebih dari 100 wanita Ukraina yang mengklaim mereka telah diperkosa pria Rusia.
Pramila Patten mengklaim bahwa Rusia menggunakan pemerkosaan sebagai strategi militer ketika mereka mencoba untuk memperluas ke Ukraina, dan buktinya adalah pemberian obat untuk kinerja seksual.
"Ketika Anda mendengar wanita bersaksi tentang tentara Rusia yang dilengkapi dengan Viagra, itu jelas merupakan strategi militer,".
Pramila Patten juga mengklaim bahwa PBB telah memverifikasi "lebih dari seratus kasus" pemerkosaan atau berbagai jenis serangan seksual sejak perang dimulai pada bulan Februari.
Anak perempuan, anak laki-laki, dan perempuan telah diperkosa menurut pejabat PBB ini.
Bulan lalu, Komisi Penyelidikan Internasional Independen untuk Ukraina menulis bahwa tentara Rusia telah melakukan kejahatan perang yang merajalela terhadap warga sipil non-pejuang.
"Kasus yang dilaporkan hanyalah puncak gunung es," kata Patten kepada media, "Jumlahnya tidak akan pernah mencerminkan kenyataan karena kekerasan seksual adalah kejahatan yang diam-diam."
Sementara itu, pemerintah Rusia telah membantah semua tuduhan kejahatan perang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




