ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bantah Informasi JK soal Pekerja Nikel dari Tiongkok, Luhut: Pergi Lihat

Minggu, 30 Oktober 2022 | 09:18 WIB
AC
CP
Penulis: Agnes Valentina Christa | Editor: PAAT
Luhut Binsar Pandjaitan.
Luhut Binsar Pandjaitan. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan membantah informasi yang disampaikan Jusuf Kalla (JK) soal pekerja nikel dari Tiongkok. Menurut Luhut, awalnya saat pekerjaan konstruksi pekerja dari Tiongkok memang mendominasi.

"Enggak betul, kalau waktu construction dulu di awal tahun 2014 iya, sekarang sudah banyak orang Indonesia. Pergi saja lihat ke sana," ungkap Luhut kepada wartawan di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (29/10/2022).

Sebelumnya, Jusuf Kalla memberikan kritik terkait industri pengolahan nikel di Indonesia yang banyak dilakukan oleh pekerja dari Tiongkok.

"Di Indonesia daerahnya kaya nikel, tetapi yang kerja semua dari China," kata JK dalam peringatan HUT ke-70 Kalla Group di Jakarta Pusat, Jumat (28 Oktober 2022).

ADVERTISEMENT

JK mengatakan Kalla Group tengah melakukan pembuatan smelter nikel secara mandiri. Dia mengatakan bahwa seluruh pekerja yang terlibat berasal dari Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa pihaknya mampu memanfaatkan sumber daya manusia di sekitar lokasi tanpa perlu mengimpor pekerja dari luar.

"Kami bikin smelter, kamu belajar sendiri. Insyaallah tahun depan smelter pertama milik nasional akan beroperasi," ujarnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon