Harga Cabai Rawit Naik Gila-gilaan di Cileungsi, Pedagang Warung Makan Terpaksa Kurangi Porsi
Jumat, 10 Januari 2025 | 11:50 WIB
Cileungsi, Beritasatu.com - Harga cabai dan sayuran di pasaran terus mengalami kenaikan yang signifikan, khususnya di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Lonjakan harga ini memberikan dampak besar pada pelaku usaha, termasuk pedagang warung makan yang terpaksa harus mencari cara untuk tetap bertahan.
Wandi, seorang pedagang nasi di wilayah tersebut mengungkapkan bahwa harga cabai rawit merah di Cileungsi kini mencapai Rp 130.000 per kilogram, jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya yang hanya sekitar Rp 40.000 per kilogram. Kenaikan ini mulai terjadi sejak awal tahun baru dan hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.
BACA JUGA
Harga Cabai dan Bahan Dapur Lainnya Meroket di Makassar, Pedagang Resah Daya Beli Masyarakat Turun
"Untuk harga cabai rawit di Pasar Cileungsi sekarang berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 130.000 per kilogram, tergantung kualitasnya. Ini bukan sekadar kenaikan harga, tetapi seakan menjadi harga baru untuk cabai," ujar Wandi, Jumat (10/1/2025).
Menghadapi lonjakan harga ini, Wandi bersama pengusaha warung makan lainnya terpaksa mengurangi porsi bahan masakan demi menekan biaya operasional. Meski begitu, ia menegaskan bahwa pengurangan tersebut tidak memengaruhi cita rasa masakan.
"Kami tetap menjaga rasa, tapi mengurangi komposisi atau porsinya. Kalau menaikkan harga, kami khawatir kehilangan pelanggan," katanya.
Baca Juga: Harga Cabai Rawit di Pasar Palmerah Tembus Rp 120.000, Penjual Mengeluh
Kenaikan harga bahan pokok, khususnya cabai, membuat omset pedagang menurun drastis. Menurut Wandi, tingginya biaya bahan baku semakin menggerus keuntungan pelaku usaha kecil.
"Keuntungannya jadi berkurang. Kami berharap pemerintah bisa segera menyelesaikan masalah ini agar pelaku UMKM seperti kami tetap bisa berjalan," harapnya.
Sementara itu, warga juga menyuarakan harapan agar pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga cabai di Cileungsi. "Kami berharap harga kembali normal agar kami bisa belanja seperti biasa tanpa harus mengurangi kebutuhan sehari-hari," ujar salah seorang warga Cileungsi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




