Jalur Puncak Macet Parah, Polisi Ungkap Penyebab Antrean Kendaraan Sepanjang 2,5 Km
Minggu, 26 Januari 2025 | 15:17 WIB
Bogor, Beritasatu.com – Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat macet parah karena banyak warga menikmati libur panjang Isra Mikraj dan Imlek, Minggu (26/1/2025). Antrean kendaraan mengular sepanjang 2,5 kilometer lebih di sekitar Simpang Gadog, Ciawi.
Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian mengatakan antrean mengular 2,5 kilometer menuju Jalur Puncak karena ada pemeriksaan ketentuan ganjil genap.
"Secara kasatmata, antrean kendaraan mencapai lebih dari 2,5 kilometer dari Simpang Gadog karena hambatan pemeriksaan ganjil genap," kata Ardian di Simpang Gadog dikutip dari Antara.
Ardian menjelaskan kepolisian memberlakukan sistem ganjil genap sejak pukul 06.00 WIB, untuk membatasi membeludaknya kendaraan di Jalur Puncak.
Pada pemeriksaan yang berlangsung di Simpang Gadog itu, kendaraan dengan pelat nomor genap diperkenankan masuk jalur Puncak, sementara kendaraan berpelat nomor ganjil diminta putar balik.
Berbarengan dengan pelaksanaan ganjil genap pada pukul 06.00 WIB, pihaknya juga memberlakukan sistem contraflow atau berlawanan arus mulai dari pintu Tol Ciawi bagi kendaraan yang hendak mengarah ke Sukabumi.
Sejak pukul 07.00 WIB, Satlantas Polres Bogor juga memberlakukan sistem satu arah atau oneway ke arah Puncak untuk mengurai kepadatan kendaraan.
"Secara data memang dari pukul 00.00 sampai dengan 07.00 WIB arus kendaraan yang melintasi wilayah Puncak Bogor sekitar 12.000 kendaraan sehingga kami berlakukan untuk rekayasa oneway dari Jakarta menuju Puncak," jelas Ardian.
Kasatlantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama menyebutkan selama liburan Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek 2025, polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas di jalur wisata Puncak sejak Jumat (24/1/2025) hingga Rabu (29/1/2025).
Rekayasa lalin untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan itu berupa sistem ganjil genap kendaraan serta sistem satu arah secara situasional.
"Oneway bersifat situasional. Jika dari Jakarta menuju Puncak ramai, maka kami berlakukan oneway menuju ke atas. Biasanya yang akan berangkat naik ke atas pagi hari, siang hari kembali ke rumah masing-masing," kata Rizky.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




