ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

TNI Gelar TMMD 2025 di Leuwiliang Bogor, Sasar Pengecoran Jalan hingga Stunting

Jumat, 21 Februari 2025 | 08:51 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 123, Tahun Anggaran 2025 Kabupaten Bogor dibuka di Lapangan Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor Jawa Barat
Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 123, Tahun Anggaran 2025 Kabupaten Bogor dibuka di Lapangan Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor Jawa Barat (Istimewa/Istimewa)

Bogor, Beritasatu.com - Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 123, Tahun Anggaran 2025 Kabupaten Bogor dibuka di Lapangan Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor Jawa Barat. TMMD digelar selama sebulan atau hingga 20 Maret 2025.

Selain sasaran fisik peningkatan kualitas jalan sepanjang 3.030 meter, kegiatan TMMD  2025 menyasar sasaran non fisik, di antaranya penyuluhan KB, penyuluhan stunting, penyuluhan pertanian dan peternakan, penyuluhan hukum dan bela negara, penyuluhan agama serta sosialisasi rekruitmen TNI.

Danrem 061/SK, Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi menyampaikan TMMD 2025 melakukan kegiatan program unggulan Presiden Prabowo melalui perintah kasad yaitu ketahanan pangan, TNI Manunggal Air, Rehab RTLH dan MCK, percepatan penurunan stunting, penghijauan dan pembersihan lingkungan.

ADVERTISEMENT

"TNI akan selalu siap bersinergi dengan Pemerintah untuk sinergi terkait program pembangunan dalam rangka menyejahterakan rakyat," ungkap Faisol dalam keterangannya, Kamis (20/2/2025). 

Kegiatan TMMD ini juga didukung oleh personel gabungan TNI dan Polri dan berkolaborasi dengan warga setempat. Adapun komposisi pasukan dilapangan terdiri dari pasukan Yonif 310/Kk, Yonif 315/Grd, Armed-5/Trk, Lanud ATS, Satuan Zeni, Babinsa Kodim 0621/Kab Bogor, Polres/ Polsek Bogor dan Warga/ Masyarakat Leuwiliang.

Sementara itu, Komandan Kodim 0621 Kabupaten Bogor Letnan Kolonel Infanteri Henggar Tri Wahono SH MH melaporkan pihaknya telah melaksanakan pengecoran jalan sepanjang kurang lebih 3 kilometer dan 30 meter dengan lebar 3 meter kemudian ketinggian 15 cm.

“Medannya cukup terjal. Saya akui disitu ada beberapa spot yang memang susah dilalui kemudian airnya juga susah sehingga itulah tantangan kami sehingga tantangan yang ada kita jadikan suatu peluang itu harus ditembus. Dalam waktu 30 hari ke depan itu harus bisa semua karena target saya satu hari itu bisa minimal 100 meter,” ungkapnya.

Kemudian kegiatan fisik lainnya adalah membangun tiga unit rumah  dalam program RTLH serta membangun lima titik air dengan pengeboran dan merehab mushola satu-satunya yang dimiliki warga karacak.

Kodim 0621 ujar Tri juga melakukan berbagai penyuluhan kesehatan, mulai dari stunting dan lain sebagainya serta pembukaan lahan 200 hektare. Harapannya masyarakat bisa meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

“Di desa karacak ini ada durian Cengal kemudian manggis. Desa ini menjadi destinasi wisata warga Jakarta atau Bandung. Dengan adanya fasilitas yang jalan yang kami bangun melalui TMMD 2025 tentunya hal itu akan sangat membantu transportasi warga maupun masyarakat sekitar untuk mendistribusikan hasil buminya," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon