Sambut Ramadan 2025, Warga Lintas Agama Kampung Kerukunan Ciamis Bersih-bersih Tempat Ibadah
Kamis, 27 Februari 2025 | 05:01 WIB
Ciamis, Beritasatu.com - Menjelang bulan suci Ramadan 1446 Hijriah (2025), warga lintas agama di Kampung Kerukunan, Ciamis, Jawa Barat, menggelar aksi bersih-bersih tempat ibadah pada Rabu (26/2/2025). Kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong dan toleransi antar umat beragama di wilayah tersebut.
Seusai membersihkan tempat ibadah, warga kemudian melanjutkan dengan tradisi munggahan bersama, yakni makan bersama sebagai bentuk silaturahmi dan kebersamaan menyambut Ramadan.
Kegiatan bersih-bersih ini rutin dilakukan setiap tahun saat menjelang hari besar keagamaan. Dengan semangat kebersamaan, warga dari berbagai agama, seperti Islam, Kristen, Katolik, dan Khonghucu, bahu-membahu membersihkan empat tempat ibadah di Kampung Kerukunan, yaitu Masjid Jami Al-Mujahidin, Gereja Katolik Santo Yohanes, Klenteng Hok Tek Bio, dan Li Tang Khonghucu.
Menurut Kabid Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama Ciamis, Wiji Subekti, kegiatan ini merupakan inisiatif warga Kampung Kerukunan dalam menyambut Ramadan sekaligus simbol nyata kerukunan antar umat beragama.
"Tradisi ini diharapkan terus terlaksana setiap tahun sebagai wujud aktualisasi kerukunan. Tidak hanya antarwarga lintas agama, tetapi juga melibatkan tokoh masyarakat lainnya," ujar Wiji Subekti.
Setelah selesai bersih-bersih, warga Kampung Ciamis menggelar tradisi munggahan, yaitu makan bersama sebagai bentuk rasa syukur dan persiapan spiritual menjelang Ramadan. Nasi liwet lengkap dengan berbagai lauk pauk menjadi hidangan utama dalam acara ini.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Ciamis, Sumadi, menyatakan tradisi munggahan di Kampung Kerukunan memiliki makna mendalam.
"Ramadan 2025 menjadi momentum kebersamaan dan keharmonisan. Kita membersihkan semua tempat ibadah yang berdampingan sebagai simbol toleransi," kata Sumadi.
Tradisi bersih-bersih tempat ibadah dan munggahan di Kampung Kerukunan, Ciamis, menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman dapat bersanding dalam harmoni. Diharapkan, semangat toleransi ini dapat menginspirasi masyarakat Indonesia untuk terus menjaga dan memperkuat kerukunan antarumat beragama.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




