Peduli Lingkungan, Komunitas Bisa Aja Edukasi Anak Usia Dini di Cimahi
Rabu, 16 April 2025 | 15:24 WIB
Cimahi, Beritasatu.com - Komunitas Bisa Aja memberikan edukasi terkait cara memilah sampah yang tepat kepada anak-anak usia dini di RA Ulul Albab Kota Cimahi, Jawa Barat, Rabu (16/4/2025).
Tujuan edukasi yang dilakukan oleh Komunitas Bisa Aja kepada anak usia dini adalah untuk menanamkan rasa peduli terhadap kebersihan lingkungan sedini mungkin. Salah satunya dengan mengajarkan anak bagaimana cara memilah sampah organik, non-organik dan kertas sesuai pada tempatnya.
Ketua Komunitas Bisa Aja Trista Nagel mengungkapkan, pihaknya hadir untuk mengajarkan cara memilah sampah yang baik dan benar kepada anak-anak.
"Kenapa kita memilih anak-anak yang masih Paud begini, karena mereka masih kecil, bisa diajarkan suatu kebiasaan yang akan mereka bawa sampai mereka besar," kata Nagel saat ditemui di Cimahi.
"Mungkin kalau kita-kita kan sudah besar, jadi banyak hal lain yang harus dipikirin. Meskipun itu tetap menjadi tanggung jawab, tetapi kalau misalkan habit itu dibangun dari kecil sampai besar, itu akan terlaksanakan," tambahnya.
Lebih lanjut, kata Nagel, pada kesempatan ini Komunitas Bisa Aja memang fokus untuk menanamkan kebiasaan dari kecil.
Pasalnya, pihaknya percaya jika anak usia dini masih mudah dalam menerima dan menyerap informasi yang diberikan.
"Jadi kita coba untuk mengajarkan bahwa setiap diri kita memiliki pengaruh dan kita harus menggunakan pengaruh itu sebisa mungkin, meskipun untuk mengubah sesuatu yang kecil karena itu pasti bermanfaat," jelasnya.
Dalam kesempatan ini, Nagel mengungkapkan, anak-anak tampak sangat antusias dan bersemangat saat dirinya memberikan pemahaman dasar terkait memilah sampah yang baik dan benar.
"Wah mereka seru banget mereka asyik banget, justru kayaknya mereka lebih antusias dari kita. Sangat lucu dan semangatnya sangat tinggi," ungkapnya.
Nagel menambahkan, program Komunitas Bisa Aja ini berkelanjutan dengan pola yang sama.
"Kita sendiri memang programnya sedang berfokus di anak-anak usia dini, tetapi harapannya adalah enggak cuma anak usia dini, tetapi dari SD, SMP, SMA karena pada akhirnya semua orang memiliki peran untuk melakukan hal yang benar dan kita mencoba bagaimana caranya semua orang berpartisipasi aktif dalam memperbaiki atau mendorong perubahan ke arah yang lebih baik," bebernya.
Sementara itu, salah seorang guru di RA Ulul Albab, Ajeng Rahadjeng Hirawati mengaku sangat menyambut baik program Komunitas Bisa Aja.
"Sebetulnya sudah kami kerjakan, tetapi selama ini cuma organik dan anorganik. Itu pun juga anak-anak masih ada yang lupa," ungkapnya.
"Hari ini merupakan tindak lanjut pertemuan di Bandung. Mudah-mudahan dengan adanya fasilitas dari Komunitas Bisa Aja ini anak-anak akan lebih terlatih membiasakan anak untuk memilah sampah," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




