ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Korban Pelecehan Dokter di Garut Ada di Luar Jawa Barat

Kamis, 17 April 2025 | 21:12 WIB
HA
H
Penulis: Herlan Kanduruan Adiwisastra | Editor: HE
Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang (kedua kanan) dan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Polisi Hendra Rochmawan (kiri) saat jumpa pers pengungkapan kasus seorang dokter melakukan perbuatan asusila terhadap pasien di Markas Polres Garut, Jawa Barat, Kamis, 17 April 2025.
Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang (kedua kanan) dan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Polisi Hendra Rochmawan (kiri) saat jumpa pers pengungkapan kasus seorang dokter melakukan perbuatan asusila terhadap pasien di Markas Polres Garut, Jawa Barat, Kamis, 17 April 2025. (Antara/Polres Garut)

Garut, Beritasatu.com – Polres Garut telah berhasil melacak keberadaan korban dalam video viral yang memperlihatkan dugaan pelecehan seksual oleh seorang dokter berinisial MSF. Korban diketahui berada di luar wilayah Jawa Barat.

Kasatreskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin menyampaikan, pihaknya sudah mengantongi identitas korban pelecehan dokter di Garut dan telah berkomunikasi dengan keluarga korban untuk keperluan pemeriksaan lanjutan.

"Kami sudah berhasil melacak keberadaan korban yang ada dalam video viral. Kami juga telah menjalin komunikasi dengan pihak keluarga agar proses pemeriksaan bisa segera dilakukan," ujar Joko, Kamis (17/4/2025).

ADVERTISEMENT

Selain itu, Joko juga menyebutkan pihaknya telah menerima satu laporan baru terkait dugaan pelecehan serupa yang dilakukan oleh MSF. Laporan tersebut masuk pada Kamis petang.

Sebelumnya, Polres Garut menerima satu laporan dari dua orang korban. Kini jumlah korban resmi yang melapor bertambah menjadi tiga orang. 

Polisi masih membuka ruang bagi masyarakat yang merasa menjadi korban untuk melapor secara langsung ke Mapolres Garut. Apalagi belakangan ada informasi bahwa jumlah korban dokter kandungan di Garut tersebut mencapai lebih dari 100 orang. 

"Konsen kami masih pada obyek pengakuan tersangka, yakni empat orang saja (jumlah korban). Namun, bagi korban lain yang pernah merasa dirugikan, silakan saja laporan ke Mapolres Garut agar kita proses," ujar Joko.

Joko juga menegaskan, pihaknya akan menjaga kerahasiaan identitas dan privasi para korban pelecehan dokter kandungan di Garut. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon