ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kajari Garut Pimpin Penanganan Kasus Dokter Kandungan Lecehkan Pasien

Jumat, 25 April 2025 | 13:38 WIB
HA
SL
Penulis: Herlan Kanduruan Adiwisastra | Editor: LES
Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang (kedua kanan) dan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Polisi Hendra Rochmawan (kiri) saat jumpa pers pengungkapan kasus seorang dokter melakukan perbuatan asusila terhadap pasien di Markas Polres Garut, Jawa Barat, Kamis, 17 April 2025.
Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang (kedua kanan) dan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Polisi Hendra Rochmawan (kiri) saat jumpa pers pengungkapan kasus seorang dokter melakukan perbuatan asusila terhadap pasien di Markas Polres Garut, Jawa Barat, Kamis, 17 April 2025. (Antara/Polres Garut)

Garut, Beritasatu.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Garut resmi menunjuk empat jaksa penuntut umum (JPU) untuk menangani kasus dokter kandungan melecehkan pasien. Kasus ini mencuat dan menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Garut Helena Oktavianne mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dari Polres Garut. Namun, berkas perkara secara lengkap masih dalam proses penyidikan oleh kepolisian.

“SPDP sudah kami terima, tetapi berkas lengkapnya masih dalam penanganan penyidik. Kami belum bisa memastikan kapan berkas lengkap akan diterima,” kata Helena, Jumat (25/4/2025).

ADVERTISEMENT

Sebagai bentuk keseriusan dalam menangani kasus ini, Kejari Garut langsung menunjuk empat JPU. Helena sendiri yang memimpin tim penuntutan kasus dokter kandungan melecehkan pasien.

Dokter kandungan yang menjadi terlapor dalam kasus ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh pihak kepolisian. Dugaan pelecehan terhadap pasien memicu kemarahan masyarakat karena terjadi dalam lingkungan medis yang seharusnya aman dan berintegritas.

Langkah cepat dari kepolisian dan kejaksaan diharapkan mampu memberikan keadilan bagi korban dan menjadi peringatan keras bagi pelaku kekerasan seksual, terutama di dunia kesehatan.

Kasus dokter kandungan melecehkan pasien ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap tenaga medis serta perlindungan maksimal bagi pasien, agar kejadian serupa tidak terulang.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon