ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polisi Akan Bongkar Makam Warga Bekasi Diduga Korban TPPO di Kamboja

Kamis, 8 Mei 2025 | 17:53 WIB
RS
JS
Penulis: Rino Fajar Setiawan | Editor: JAS
Makam Soleh Darmawan warga Bekasi yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja.
Makam Soleh Darmawan warga Bekasi yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja. (Beritasatu.com/Rino Fajar Setiawan)

Bekasi, Beritasatu.com – Polisi berencana melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam Soleh Darmawan (24), warga Bekasi yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja.

Rencana ekshumasi ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat (9/5/2025) pukul 09.00 WIB di pemakaman keluarga yang berada di belakang rumah korban, Jalan Swadaya, Kampung Dua, RT 001 RW 021, Kelurahan Jatisampurna, Bekasi Barat.

"Hari Jumat besok jam 9 pagi," kata paman korban, Atenk, saat dikonfirmasi pada Kamis (8/5/2025).

ADVERTISEMENT

Keluarga berharap proses autopsi melalui pembongkaran makam dapat mengungkap penyebab pasti kematian Soleh. Mereka merasa ada kejanggalan atas kematian Soleh yang semula berpamitan untuk bekerja di Thailand, tetapi ditemukan meninggal di Kamboja. Soleh diduga menjadi korban dalam kasus TPPO di Kamboja.

Soleh diketahui berangkat ke luar negeri pada Februari 2025 atas ajakan seorang teman. Menurut ibunya, Diana, putranya dijanjikan pekerjaan sebagai koki dengan gaji tiga kali lipat dari upah di Indonesia. Namun, sejak keberangkatannya, komunikasi Soleh terbatas dan aktivitasnya tidak seperti biasanya.

"Enggak pernah beraktivitas kerjanya seperti biasa-biasanya. Biasanya kan dia kalau bikin roti tuh, dia ini selalu bilang sambil bikin roti. Ini enggak. Dia di atas kasur terus pakai selimut. Dia bilang dia baru pulang kerja," ujar Diana pada Kamis (27/3/2025).

Tragisnya, pada 3 Maret 2025, keluarga menerima kabar bahwa Soleh telah meninggal dunia. Setelah ditelusuri, diketahui Soleh ternyata berada di Kamboja, bukan Thailand seperti yang dikira sebelumnya. Keluarga merasa ditipu oleh pihak yang memberangkatkannya.

"Enggak ada yang memberi tahu kerjanya apa atau bekerja di mana. Kami diberitahu saat sudah meninggal saja. Dari anak-anak kampusnya nyelidikin dan mengetahui terakhir ada di Kamboja," ungkap Diana.

Jenazah Soleh dipulangkan ke Indonesia pada 15 Maret 2025 dan dimakamkan keesokan harinya di makam keluarga. Kecurigaan keluarga menguat setelah melihat kondisi tubuh korban yang disebut mengalami luka sobek di bagian perut.

"Kayak ada sobekan di perutnya saat saya mandiin. Orang-orang ngomongnya seperti itu. Ngomongnya pada kayak begitu, ginjalnya diambil," katanya tentang putranya yang diduga adi korban TPPO Kamboja.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pekerja Migran asal Prabumulih Diduga Jadi Korban TPPO di Kamboja

Pekerja Migran asal Prabumulih Diduga Jadi Korban TPPO di Kamboja

SUMATERA SELATAN
9 WNI Korban TPPO Kamboja Mayoritas Anak Muda yang Tergiur Gaji Besar

9 WNI Korban TPPO Kamboja Mayoritas Anak Muda yang Tergiur Gaji Besar

NASIONAL
WN Korea hingga Rusia Turut Jadi Korban TPPO Online Scam di Kamboja

WN Korea hingga Rusia Turut Jadi Korban TPPO Online Scam di Kamboja

NASIONAL
Disiksa di Kamboja, 7 WNI Minta Segera Dipulangkan

Disiksa di Kamboja, 7 WNI Minta Segera Dipulangkan

NASIONAL
Viral! Rizki Nur Fadhilah Bantah Jadi Korban TPPO ke Kamboja

Viral! Rizki Nur Fadhilah Bantah Jadi Korban TPPO ke Kamboja

JAWA BARAT
Korban TPPO Asal Aceh di Kamboja Kembali ke Tanah Air

Korban TPPO Asal Aceh di Kamboja Kembali ke Tanah Air

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon