Bocah 8 Tahun di Bekasi Diduga Jadi Pelaku Pencabulan, Korban 9 Anak
Senin, 9 Juni 2025 | 21:48 WIB
Bekasi, Beritasatu.com - Seorang anak berinisial Y berusia 8 tahun diduga mencabuli sembilan anak di bawah umur di Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi, Jawa Barat. Terduga pelaku masih duduk di bangku kelas dua sekolah dasar (SD).
RW (33), salah satu orang tua anak berinisial C (7), mengatakan, awalnya dia mendapat cerita dari kakaknya. Kemudian dia meneruskan kabar itu ke C.
"Anak saya juga nanya itu ke C apa benar kamu jadi korban pelecehan dari Y, terus si C bilang 'iya'. Terus saya tanya kenapa tidak bilang dan katanya anak saya itu si C takut," kata RW kepada wartawan, Senin (9/6/2025).
Selanjutnya, RW mendatangi rumah terduga pelaku bersama ketua rukun tetangga (RT) setempat pada Kamis (22/5/2025). Pada saat itu, RW bertemu orang tua Y.
"Dari situ dari orang tua pelakunya itu ada rasa percaya dan tidak percaya, tetapi kalau dari pihak ibunya sudah mengetahuinya dari setelah kejadian itu," ungkapnya.
Pada keesokan harinya, RW mendatangi Polres Metro Bekasi Kota untuk membuat laporan dan diminta untuk visum. "Dari hasil visum itu sudah terbukti kalau adanya luka di duburnya dan adanya perlakuan pelecehan seksual itu dan saya sudah melapor ke pihak kepolisian, tetapi laporan saya tidak dibuatkan atau tidak direspons dengan baik," ucap RW.
Dia juga mengetahui ternyata anaknya telah menjadi korban pencabulan sebanyak dua kali di dekat rumahnya. Selain itu, korban bukan hanya C saja melainkan sudah sembilan orang.
"Awalnya ketika anak saya masuk rumah sakit itu korbannya ada empat dan belum lama saya tahu korban sekarang ada semblian itu dari wilayah luar lingkungan saya," tambahnya.
RW mengaku, kini anaknya merasa trauma, dan merasa sakit di area duburnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




