445 Jemaah Haji Kloter 1 Asal Bandung Mendarat Selamat di Kertajati
Sabtu, 14 Juni 2025 | 11:47 WIB
Indramayu, Beritasatu.com – Jemaah haji kelompok terbang (kloter) 1 Kertajati (KJT) akhirnya tiba di Asrama Haji Indramayu, Jawa Barat, pada Jumat (13/6/2025) malam. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Ajam Mustajam.
Rombongan jemaah haji asal Kabupaten Bandung ini sebelumnya mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka. Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan dan tiba di Asrama Haji Indramayu sekitar pukul 19.00 WIB. Petugas di lokasi tampak sigap membantu satu per satu jemaah haji turun dari bus.
"Alhamdulillah, Jawa Barat hari ini menerima kedatangan jemaah haji di dua debarkasi, yaitu di Bekasi dan Kertajati," ujar Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, Ajam Mustajam, di Asrama Haji Indramayu.
Ajam memastikan 445 jemaah haji Kloter 1 KJT dari Kabupaten Bandung telah tiba dalam keadaan sehat dan lengkap. Ia mengungkapkan para jemaah terlihat bahagia dan ceria setibanya di tanah air setelah menunaikan ibadah haji.
Ajam mengatakan bahwa petugas sudah melakukan persiapan matang untuk menyambut kedatangan mereka di Asrama Haji Indramayu. Di dalam asrama, petugas telah menyiapkan makanan ringan dan minuman hangat.
Stan makanan dan minuman tersebut terlihat langsung diserbu oleh para jemaah haji yang antusias menikmati kopi, teh, dan hidangan lainnya. "Mungkin mereka sudah lama tidak menyantap teh hangat Jawa Barat, makanya kita coba sediakan di sini," kata Ajam.
Mengenai mekanisme kedatangan, Ajam Mustajam menambahkan, bahwa tidak ada perubahan signifikan dari tahun sebelumnya. "Sesuai dengan ketentuan, jemaah haji itu berangkat dari embarkasi dan pulang dari embarkasi," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




