Sambut Nataru, Wisata Pangandaran Mulai Berbenah
Minggu, 14 Desember 2025 | 16:56 WIB
Pangandaran, Beritasatu.com – Meski libur Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026 masih sekitar satu pekan lagi, kawasan wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat, mulai dipadati wisatawan dari berbagai daerah. Lonjakan kunjungan ini terlihat sejak akhir pekan, sehingga pemerintah daerah bersama pihak terkait mulai mengintensifkan berbagai persiapan guna menjamin kenyamanan dan keselamatan wisatawan.
Pantauan Beritasatu.com, Minggu (14/12/2025), arus wisatawan didominasi kendaraan roda empat pribadi. Kepadatan kendaraan tampak di gerbang pintu masuk kawasan Pantai Pangandaran.
Ramainya kunjungan ini menunjukkan Pantai Pangandaran masih menjadi salah satu destinasi favorit di Jawa Barat untuk berlibur bersama keluarga. Wisatawan dapat menikmati keindahan alam pantai serta beragam aktivitas, mulai dari bermain pasir, berenang, hingga menaiki perahu wisata.
Menjelang puncak libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Pangandaran menggelar rapat koordinasi lintas sektor. Rapat tersebut dihadiri unsur forkopimda, seluruh pimpinan SKPD, serta instansi terkait untuk mengantisipasi berbagai potensi persoalan yang kerap muncul saat lonjakan wisatawan.
Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami mengatakan pemerintah daerah mulai mengintensifkan persiapan di sejumlah titik rawan permasalahan. Fokus utama diarahkan pada aspek keamanan dan ketertiban, termasuk pengendalian aktivitas pedagang kaki lima, pencegahan kebocoran tiket, serta penertiban parkir liar dan parkir pribadi yang tidak terkendali.
"Permasalahan yang sering muncul di setiap libur yaitu kemacetan akses menuju objek wisata, lonjakan harga pedagang yang melebihi batas kewajaran, serta penumpukan sampah di titik-titik strategis. Tentu hal ini kami sudah evaluasi melalui rapat koordinasi untuk segera di persiapkan," kata Citra Pitriyami.
Selain keamanan, penataan lingkungan juga menjadi prioritas utama. Petugas dari dinas terkait dikerahkan untuk membersihkan serta merapikan fasilitas umum di sepanjang kawasan pantai demi menjaga kenyamanan wisatawan.
"Diharapkan setiap instansi terkait menyiapkan langkah-langkah taktis, mulai dari pengaturan lalu lintas, penertiban tarif pedagang, penguatan keamanan, pengawasan tiket, hingga penanganan sampah dan mitigasi cuaca ekstrem. Dengan demikian, kita bisa memastikan Pangandaran siap menyambut wisatawan dengan pelayanan terbaik," ujarnya.
Pemerintah daerah juga mengimbau para pelaku usaha, mulai dari pengelola penginapan, restoran, hingga pedagang kaki lima, agar tidak menaikkan harga di luar batas kewajaran. Posko pengaduan akan disiapkan untuk menampung keluhan wisatawan terkait praktik harga yang merugikan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




