ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ugal-ugalan Bawa Fortuner di Pangandaran, Wanita Nyaris Diamuk Massa

Selasa, 6 Januari 2026 | 13:51 WIB
MI
SL
Penulis: Muhamad Iqbal | Editor: LES
Pengemudi Fortuner nyaris diamuk massa usai berkendara ugal-ugalan di kawasan Pantai Pangandaran.
Pengemudi Fortuner nyaris diamuk massa usai berkendara ugal-ugalan di kawasan Pantai Pangandaran. (Beritasatu.com/Muhamad Iqbal)

Pangandaran, Beritasatu.com –  Seorang perempuan pengemudi mobil nyaris diamuk massa setelah melakukan aksi ugal-ugalan di kawasan objek wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat, Senin (5/1/2026). Selain berkendara secara membahayakan pengguna jalan lain, pengemudi tersebut juga dilaporkan tidak membayar sejumlah transaksi layanan umum.

Dalam rekaman video amatir yang beredar, terlihat ketegangan saat sejumlah warga mencoba mengejar mobil jenis Fortuner yang dikemudikan pelaku berinisial FS (41). Bukannya berhenti, pengemudi justru berupaya memaksa kabur dari kepungan warga hingga memicu kemarahan masyarakat sekitar.

Aksi kejar-kejaran tersebut akhirnya berakhir saat mobil Fortuner yang dikemudikan perempuan asal Bandung itu berhasil dihadang oleh warga bersama petugas kepolisian. Polisi yang berada di lokasi langsung mengamankan pelaku untuk mencegah aksi main hakim sendiri.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengejaran bermula dari aksi pelaku yang mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan di kawasan wisata. Selain itu, pelaku juga dilaporkan tidak membayar sejumlah transaksi layanan publik, mulai dari penginapan hotel, pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU, penyewaan motor ATV, hingga tagihan rumah makan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Humas Polres Pangandaran, Aiptu Yusdiana, membenarkan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan pengemudi tersebut.

“Ya, benar. Anggota Polres Pangandaran mengamankan seorang perempuan pengemudi mobil Fortuner yang dikendarai secara ugal-ugalan. Dari informasi yang kami terima, pelaku juga tidak membayar sejumlah transaksi fasilitas layanan umum, serta kondisi kesehatannya diduga mengalami depresi,” kata Aiptu Yusdiana.

Saat ini, pelaku beserta kendaraan yang digunakannya telah diamankan di Markas Komando (Mako) Polres Pangandaran untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kepolisian juga bekerja sama dengan dinas terkait guna memeriksa kondisi psikologis pelaku, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga yang berada di Bandung.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon