H-1 Ramadan 2026, Harga Daging Sapi di Subang Melonjak
Rabu, 18 Februari 2026 | 11:33 WIB
Subang, Beritasatu.com - Sehari menjelang Ramadan 1447 Hijriah atau Ramadan 2026, harga daging sapi di Pasar Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, mengalami kenaikan signifikan. Lonjakan harga dipicu meningkatnya permintaan masyarakat yang bersiap menyambut bulan puasa, sedangkan pasokan daging sapi di pasaran terbatas.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Rabu (18/2/2026) pagi, lapak pedagang daging sapi mulai ramai diserbu pembeli. Menjelang Ramadan, masyarakat Subang umumnya menjalankan tradisi munggahan, yakni makan bersama keluarga sebagai bentuk rasa syukur sebelum memulai ibadah puasa.
Tradisi tersebut membuat kebutuhan daging sapi meningkat tajam karena kerap dijadikan menu utama. Salah seorang pembeli, Wiwin, mengaku tetap membeli daging sapi meski harganya naik. “Memang harganya sekarang mahal, tetapi karena mau munggahan dan sudah jadi tradisi keluarga, tetap beli meskipun sedikit,” ujarnya.
Pedagang daging sapi di Pasar Pamanukan, Sufia, menyebutkan harga sebelumnya berada pada angka Rp 135.000 per kilogram. Namun kini melonjak menjadi Rp 150.000 per kilogram. “Harga naik karena pasokan daging sedikit, sedangkan permintaan menjelang Ramadan meningkat. Jadi mau tidak mau harganya ikut naik,” kata Sufia.
Pedagang memperkirakan harga daging sapi berpotensi tetap tinggi hingga awal Ramadan. Apalagi, jika pasokan belum kembali normal sedangkan permintaan masyarakat masih tinggi. Kenaikan harga daging sapi menjelang puasa ini menjadi perhatian warga, meski sebagian tetap membeli demi menjaga tradisi munggahan bersama keluarga.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




