ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jalur KA Cipatat-Sukabumi Kembali Normal Seusai Tertimbun Longsor

Senin, 20 April 2026 | 18:41 WIB
RM
JS
Penulis: Riski Maulana | Editor: JJS
Jalur KA Siliwangi relasi Cipatat–Sukabumi kembali normal, setelah jalur tersebut terdampak longsor di wilayah Cibeber-Lampegan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.?
Jalur KA Siliwangi relasi Cipatat–Sukabumi kembali normal, setelah jalur tersebut terdampak longsor di wilayah Cibeber-Lampegan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.? (Beritasatu.com/Riski Maulana)

Cianjur, Beritasatu.com - Perjalanan kereta api (KA) Siliwangi relasi Cipatat–Sukabumi kembali normal, setelah jalur tersebut terdampak longsor (gogosan-red) di wilayah Cibeber-Lampegan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

‎Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo menyampaikan, jalur di Km 73+900 yang sebelumnya terdampak gogosan kini sudah dapat dilalui sejak.

Sebagai informasi, ada pun KAI Daop 2 Bandung melayani wilayah operasional kereta api di sebagian besar Jawa Barat, terutama koridor Bandung, Cimahi, hingga ke arah Banjar (timur) dan Cianjur (barat).

ADVERTISEMENT

Wilayah ini mencakup jalur pegunungan yang menghubungkan stasiun-stasiun utama seperti Bandung, Kiaracondong, Cimahi, Padalarang, Banjar, dan Cianjur.

‎“Lokasi sudah dapat dilalui. Rencana KA pertama yang melintas adalah KA Siliwangi nomor 343, yang saat ini posisinya sudah hampir masuk Stasiun Cibeber dan akan segera melintasi titik gogosan,” ujar Kuswardojo kepada wartawan, Senin (20/4/2026).

‎Sebelumnya, gangguan tersebut sempat menghambat operasional perjalanan kereta api. KAI terpaksa membatalkan sejumlah perjalanan pada pagi hari, di antaranya KA 342 relasi Sukabumi-Cianjur, KA 341 relasi Cianjur-Sukabumi, serta KA 344 relasi Sukabumi-Cianjur.

‎“Pagi tadi ada tiga perjalanan kereta api yang kita batalkan secara parsial akibat kondisi tersebut,” katanya.

‎Ia menjelaskan, gogosan terjadi akibat tingginya curah hujan sejak Minggu (19/4/2026) siang hingga malam. Kondisi itu menyebabkan tanah di bawah jalur rel tergerus dan mengganggu kestabilan lintasan.

‎“Curah hujan cukup tinggi sejak kemarin siang, sehingga mengakibatkan adanya gogosan yang kita ketahui sekitar pukul 19.55 WIB. Ini merupakan kondisi force majeure yang tidak bisa diprediksi sebelumnya,” jelasnya.

‎Untuk menangani kerusakan, KAI menerjunkan ratusan petugas dari berbagai wilayah, seperti Padalarang, Cianjur, hingga Lampegan. Perbaikan dilakukan dengan penguatan dan pemadatan area terdampak agar jalur kembali aman dilalui kereta.

‎“Ratusan petugas kita datangkan agar penanganan bisa cepat selesai. Alhamdulillah hari ini cuaca cerah sehingga mempercepat proses perbaikan,” tambahnya.

‎Bagi penumpang yang terdampak pembatalan perjalanan, KAI memberikan kebijakan pengembalian tiket (refund) secara penuh hingga 7x24 jam sejak kejadian.

‎Dengan selesainya perbaikan ini, diharapkan operasional KA Siliwangi kembali berjalan normal dan masyarakat dapat menggunakan layanan kereta api dengan aman dan nyaman.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Gempa Cianjur, Perjalanan KA Siliwangi Sempat Dihentikan

Gempa Cianjur, Perjalanan KA Siliwangi Sempat Dihentikan

JAWA BARAT
Jalur KA Cibeber–Lampegan Kembali Normal setelah Terdampak Longsor

Jalur KA Cibeber–Lampegan Kembali Normal setelah Terdampak Longsor

JAWA BARAT
Jalur Cibeber-Lampegan Longsor, Sejumlah Perjalanan KA Dibatalkan

Jalur Cibeber-Lampegan Longsor, Sejumlah Perjalanan KA Dibatalkan

JAWA BARAT
Jalur KA Cipatat-Sukabumi Longsor, 2 Perjalanan KA Siliwangi Batal

Jalur KA Cipatat-Sukabumi Longsor, 2 Perjalanan KA Siliwangi Batal

JAWA BARAT
Cegah Bahaya, KAI Daop 2 Imbau Warga Tak Berkegiatan di Jalur Rel

Cegah Bahaya, KAI Daop 2 Imbau Warga Tak Berkegiatan di Jalur Rel

JAWA BARAT
Libur Imlek 2026, KAI Daop 2 Bandung Siapkan 25 Perjalanan

Libur Imlek 2026, KAI Daop 2 Bandung Siapkan 25 Perjalanan

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon