ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

FIK UI Manfaatkan Virtual Reality untuk Praktikum Selama Pandemi

Senin, 22 Februari 2021 | 19:59 WIB
NW
JS
Penulis: Natasia Christy Wahyuni | Editor: JAS
Peneliti Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) saat mencoba
Peneliti Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) saat mencoba "Virtual Reality Simulation" (VRS) yang akan dimanfaatkan untuk praktikum mahasiswa FIK. (UI)

Jakarta, Beritasatu.com – Tim peneliti Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) dipimpin oleh La Ode Abdur Rahman mengembangkan virtual laboratorium berbasis Virtual Reality Simulation (VRS) untuk praktikum mahasiswa FIK.

Laboratorium keperawatan berbasis VRS itu adalah laboratorium berisi konten-konten materi praktikum yang dapat diakses oleh mahasiswa keperawatan di seluruh Indonesia tanpa batas ruang dan waktu.

Tim peneliti FIK UI mengharapkan pengembangan virtual laboratorium bisa menjadi solusi praktikum selama masa pandemi yaitu lewat Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

"Semoga dapat menjadi solusi bagi 318 institusi pendidikan keperawatan di seluruh Indonesia untuk menggantikan laboratorium konvensional, sehingga kemampuan psikomotorik mahasiswa keperawatan tetap dapat terpenuhi selama masa pandemi ini," kata La Ode tentang VRS yang dikembangkannya sejak awal Maret 2020, seperti dikutip dari siaran pers UI, Senin (22/02/2021).

ADVERTISEMENT

La Ode menjelaskan pengembangan virtual laboratorium awalnya ditujukan untuk memudahkan mahasiswa FIK UI belajar tentang cara perawatan luka post appendictomy di laboratorium.

"Ini sudah direncanakan sebelum pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia," katanya.

Pandemi telah menyebabkan banyak perubahan dalam sistem kehidupan termasuk pendidikan. Mahasiswa rumpun ilmu kesehatan secara khusus memerlukan metode pembelajaran efektif untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilannya dalam melakukan praktik di laboratorium. Oleh karena itu, VRS bisa menjadi salah satu pilihan metode pembelajaran yang tepat.

Hasil penelitian tim menunjukkan bahwa metode pembelajaran praktikum menggunakan VRS meningkatkan motivasi mahasiswa dalam kegiatan praktikum laboratorium selama masa pandemi Covid-19.

"Ada 73,3% mahasiswa yang menyatakan reaksi positif dan merasa antusias setelah mencoba praktikum dengan menggunakan VRS," kata La Ode.

Tim peneliti juga berharap keberadaan virtual laboratorium keperawatan berbasis VRS nantinya dapat menjadi role model virtual laboratorium keperawatan di seluruh Indonesia.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon