Oksigen Medis di Kabupaten Bekasi Mulai Langka
Kamis, 1 Juli 2021 | 20:59 WIB
Bekasi, Beritasatu.com – Masyarakat Kabupaten Bekasi mulai kesulitan mendapat oksigen medis. Hal ini seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi dan daerah-daerah perbatasan Kabupaten Bekasi.
Sejumlah agen pengisian oksigen medis mulai kekurangan stok oksigen. Pantauan di agen pengisian oksigen medis Tio Gas Group Oksigen Medis, di Jalan Sultan Hasanudin, Kecamatan Tambun Selatan, banyak pelanggan kecewa karena tidak mendapatkan oksigen medis di lokasi ini.
"Saya sudah mencari di tiga tempat, oksigen kosong. Padahal oksigen saat ini sangat diperlukan untuk anggota keluarga yang lagi isolasi mandiri," kata Eni, Kamis (1/7/2021).
Dia mengatakan, kelangkaan oksigen sudah dirasakan sejak sepekan terakhir ini. Tabung kecil ukuran 1 meter kubik hanya bertahan sekitar lima hari.
Sementara itu, pegawai agen oksigen Feri mengatakan, kelangkaan terjadi karena adanya pengurangan pasokan dari pemasok oksigen medis akibat permintaan dari rumah sakit yang sangat tinggi.
"Kelangkaan ini sudah terjadi hampir seminggu. Oksigen habis dibeli warga yang permintaan cukup tinggi," bebernya.
Selain itu, kata dia, juga terjadi kenaikan harga ukuran 1 meter kubik biasanya Rp 20.000 kini naik menjadi Rp 25.000 per tabung.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




